Jakarta, TopBusiness – Ketua Umum Komite Nasional Kebijakan Governance (KNKG), Prof. Mardiasmo, menyatakan bahwa dalam tiga dekade terakhir, governance, risk management dan compliance management (GRC) telah muncul sebagai respons terhadap perubahan besar.
“GRC pun terus perluas cakupan risiko,” kata Mardiasmo saat memberikan keynote speech di acara puncak penganugerahan TOP GRC Awards 2022 di Hotel Raffles, Jakarta, Selasa (6/9/2022).
Mardiasmo pun mengatakan bahwa kini makin banyak risiko baru yang sulit diantisipasi oleh perusahaan-perusahaan. “Maka, GRC masuk ke fokus baru. Yakni fokus kepada pemantauan dan keberlanjutan,” kata mantan Wakil Menteri Keuangan ini.
“Pada saat ini, kita perlu memerhatikan ‘gas dan rem’ dalam akselerasi bisnis. Dan dalam hal inilah GRC sangat berperan,” kata Mardiasmo.
TOP GRC Awards diselenggarakan setiap tahun sejak tahun 2019. Dan tahun 2022 ini, merupakan penyelenggaraan untuk yang keempat kali. Proses penilaian dan pendalaman keberhasilan GRC yang dilakukan melalui kegiatan wawancara penjurian, berlangsung sejak 25 April-14 Agustus 2022.
Acara puncak penghargaan TOP GRC Awards 2022 digelar siang ini, Selasa (6/9/2022) di Dian Ballroom, Hotel Raffles, Jakarta. Ajang tersebut akan dihadiri ratusan peserta dari manajemen puncak perusahaan penerima penghargaan, anggota Dewan Juri TOP GRC Awards 2022, kalangan praktisi GRC, dan media massa.
Tema yang diangkat untuk TOP GRC Awards 2022, adalah sebagai berikut: GRC Empowerment in Digital Era and Its Support to G20 Indonesia Presidency.
TOP GRC Awards 2022 digelar Majalah TopBusiness bekerja sama dengan beberapa lembaga. Yakni, Asosiasi GRC Indonesia, IRMAPA (Indonesia Risk Management Professional Association), ICOPI (Institute Compliance Professional Indonesia), PAGI (Perkumpulan Profesional Governansi Indonesia), Lembaga Kajian Nawacita.
Juga, didukung oleh beberapa konsultan GCG dan manajemen kepatuhan. Itu seperti Sinergi Daya Prima, SGL Management, Dwika Consulting, Melani K. Harriman and Associate, Solusi Kinerja Bisnis, serta beberapa staf pengajar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Padjadjaran (Bandung).
