TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Booming Batubara Mereda di Tahun Depan? Mirae Asset Sekuritas Sarankan Ini ke Investor

Busthomi
8 September 2022 | 16:13
rubrik: Capital Market
USD 18 Juta, Nilai Kontrak Angkut Batu Bara PSS

Ilustrasi tambang batubara. (Sumber Foto: Emaze com)

Jakarta, TopBusiness – Saham-saham emiten batubara saat ini masih menjadi primadona. Hal ini tak lepas dari adanya booming harga batubara yang terus melonjak dalam waktu lama itu. Namun di tahun depan sepetinya harga komoditas satu ini bakal mereda seiring adanya kenaikan suku bunga dari The Fed di AS.

Hal ini seperti disampaikan oleh Head of Investment Information Mirae Asset Sekuritas, Roger MM kepada wartawan usai acara Miare Day, di kantornya, Jakarta, Kamis (8/9/2022).  

“Saat ini harga batubara itu masih terpengaruh oleh adanya perang Rusia, sehingga pasokan gas dari Rusia ke Eropa distop dan itu yang membuat harga batubara terus melejit. Kemarin saja, rekor baru lagi dan bisa mencapai US$ 463,75 per ton,” ujarnya.

Untuk diketahui, pada Senin (5/9) harga batu bara mencatatkan rekor baru. Pada perdagangan Senin itu, harga batu kontrak Oktober di pasar ICE Newcastle ditutup di angka US$ 463,75 per ton.

Kemudian, dia melanjutkan, faktor lainnya karena adanya musim penghujan. Dan biasanya karena hujan itu emiten batubara akan mengurangi produksinya. Ini tentu membuat harga meninggi lagi. “Paling tidak harga batubara sampai akhir tahun masih tinggi. Atau sampai konflik ini masih berlangsung tetap tinggi,” katanya.

Untuk itu, pihak Mirae Asset Sekuritas memasukkan saham emiten batubara menjadi layak koleksi. Karena prospeknya sampai akhir tahun itu masih bagus. Walaupun di 2023 nanti, potensi akan mengalami penurunan.

“Saat investor melihat rasio di saham-saham batubara itu murah. Seperti ADRO (PT Adaro Energy Tbk) Adaro sebesar 3,6 x dari PE (price earning), kemudian ITMG (PT Indo Tambangraya Megah Tbk) sebesar 4 x dan PTBA (PT Bukut Asam Tbk) juga 3 x,” katanya.

BACA JUGA:   Saham BNGA, LPCK, dan WSKT Layak Koleksi Hari Ini

“Selain itu, ada juga factor dividen interim dari banyak emiten batubara. Seperti ITMG dll. Makanya emiten batubara ini di-hold oleh investor. Jadi masih menarik isu di emiten batubara ini. Sebab dividennya itu tinggi seperti PTBA, ADRO, BSSR (PT Baramulti Suksessarana Tbk), dan emiten lainnya,” kujarnya dengan menambahkan pihaknya tak memasukkan saham INDY (Indika Energy Tbk) meskipun kinerja perusahaan batubara itu bagus.

“Iya laporan keuangan perusahaan batubara itu bagus-bagus. Kami tetap tempatkan Adaro di urutan perama. Lantaran mereka banyak melakukan diversifikasi energy ke energy terbarukan (EBT),” lanjutnya.

Meski saat ini sedang booming, Mirae Asset menyebut, para investor perlu mencermati harga saham batubara yang bakal mulai menurun. “Tahun depan, kemungkinan harga batubara akan mulai melandai turun. Tinggal investor meluhatnya apa. Salah satunya ingin dividen in terim. Memang sampai akhir tahun masih nyaman saham batubara. Tinggal di 2023 akan ada proyeksi penurunan kinerja,” ujar Roger.

Ditegaskannya, penyebab harga batibara turun itu lantaran saat ini ingga tahun depan masih memasuki era suku bunga tinggi. Sebab, AS akan terus menaikkan suku bunganya berkali-kali. Sehingga secara teori komoditas akan turun saat suku bunga tinggi.

“Seharusnya begitu. Saat ini, timah sudah turun, nikel sudah turun, dan batubara bisa turun jg. Ini karena ada konflik Rusia saja. Kalau sudah mereda komoditi akan tersungkur juga. CPO sekarang sudah turun,” urainya.

FOTO: Istimewa

Tags: investor sahamMirae Asset Sekuritaspasar modalsaham batubara
Previous Post

Technical Rebound, IHSG Akhirnya Menguat

Next Post

Ekonomi Digital Makin Kuat Memasuki Masa Endemi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR