TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Di Akhir Pekan, IHSG Berpotensi Bertambah Poin

Agus Haryanto
9 September 2022 | 07:33
rubrik: Capital Market
Bursa Efek Indonesia

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Jumat (09/09/2022) akhir pekan, berpotensi bertambah poin.

Dalam riset harian Samuel Sekuritas Indonesia melalui samuel.co.id, di Jakarta, memperlihatkan judul IHSG Berpotensi Menguat Hari Ini.

Bursa saham AS hari Kamis (8/9) ditutup menguat. Dow Jones +0,61%, diikuti S&P500 0,66%, dan Nasdaq 0,60%. Jerome Powell semalam mengatakan bahwa perlambatan agresivitas kenaikan Fed Rate belum akan terjadi dalam waktu dekat. Data initial jobless claim turun menjadi 222k (prev: 228k), hal ini menunjukkan ketenagakerjaan yang masih relatif solid, sehingga menjaga keyakinan bahwa ekonomi AS mampu melewati kondisi pengetatan likuiditas.

ECB menaikan suku bunga acuan sebesar 75 bps ke 1,25% di Kamis (8/9). Hal ini merupakan bagian dari upaya ECB untuk menekan angka inflasi yang sangat tinggi di Eropa.

Pasar komoditas bergerak mixed, tembaga menguat 2,8% ke level USD 353/ton, minyak 1,95% ke level USD 83,5/bbl, sementara CPO -4,4% ke MYR 3.542/ton, emas 0,4% ke level USD 1.720/toz, dan batu bara 0,1% di level USD 434/ton.

Bursa Asia ditutup mixed pada perdagangan Kamis (8/9). Nikkei +2,3%, Kospi 0,3%, dan Hang Seng -1,0%, dan Shanghai 0,3%. IHSG ditutup menguat 0,63% pada hari yang sama ke level 7.232. Total keseluruhan net foreign buy sebesar Rp 1 triliun. Net buy asing di pasar regular Rp 1,06 triliun dan net sell di pasar negosiasi Rp 62,7 miliar. Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh BBRI (Rp 478,2 miliar), BMRI (Rp 217,2 miliar), dan TLKM (Rp 174,8 miliar). Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh MDKA (Rp 63,3 miliar), ITMG (Rp 55,7 miliar), dan PTBA (Rp 42,3 miliar). Top leading movers emiten BBRI, TLKM, GOTO, sementara top lagging movers emiten ADRO, UNTR, BUMI.

BACA JUGA:   Di Akhir Perdagangan, Indeks Positif Signifikan

Update kasus Covid-19 di Indonesia terdapat penambahan 3.138 kasus baru kemarin, dengan daily positivity rate 10,1%. Recovery rate 96,9% dan kasus aktif 37.804 pada hari yang sama.

Pasar domestik menantikan data penjualan ritel bulan Juli 2022 (prev: 4,1% YoY).

Pagi ini pasar regional dibuka menguat, Nikkei 0,61%, sementara Kospi libur.

Hari ini juga akan rilis data inflation rate China bulan Agustus yang di proyeksikan 2,8% (prev: 2,7%).

“IHSG diperkirakan bergerak menguat hari ini, seiring positif sentimen pasar global dan regional,” demikian tertulis.

Previous Post

Segmen Korporasi kian Progresif, BNI Optimistis Berlanjut di Paruh Kedua

Next Post

Bank DKI Realisasikan Kredit Rumah DP Nol Rupiah

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR