TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Bank Mandiri Salurkan 25 Persen Kredit untuk Pembiayaan Berkelanjutan

Nurdian Akhmad
15 September 2022 | 15:49
rubrik: BUMN
Obligasi Bank Mandiri Kantongi Peringkat Tertinggi

FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness –   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk atau Bank Mandiri telah menyalurkan pembiayaan berkelanjutan senilai Rp 250 triliun sejak Januari 2022 hingga saat ini. Angka tersebut mencakup sekitar 25 persen dari total portofolio kredit Bank Mandiri.

Direktur Manajemen Risiko Bank Mandiri Ahmad Siddik menjelaskan, perseroan memiliki strategi khusus untuk pertumbuhan bisnis di sektor keuangan berkelanjutan yang di dalamnya terdapat Energi Baru dan Terbarukan (EBT).

“Bank Mandiri secara bertahap akan meningkatkan porsi portofolio kredit berkelanjutan dari saat ini 25 persen menjadi 30 persen dalam beberapa tahun,” kata Badruddin dalam Public Expose Live 2022, Kamis (15/9/2022).

Karena itu, lanjut Siddik, seluruh pihak harus mengkaji lebih lanjut mengenai kebijakan apa yang harus diberikan agar industri sektor EBT bisa tumbuh lebih cepat dan peran perbankan dalam mendukung pertumbuhan di sektor industri EBT bisa lebih tinggi lagi.

“Saya kira Bank Mandiri dan industri perbankan lainnya sudah siap dalam mendukung pertumbuhan industri di sektor EBT,” tuturnya.

 Langkah tersebut, sambung dia, sebagai bagian dari Kerangka Kerja Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST) atau Environmental, Social, and Government (ESG) Framework dari Bank Mandiri dan industri perbankan. Hal tersebut menjadi bagian dari strategi bisnis perbankan nasional yang lebih diutamakan ke depannya.

Siddik mengatakan untuk mencapai target Nationally Determined Contribution (NDC) tahun 2030 dan Net Zero Emission (NZE) 2060, kebutuhan pembiayaan hijau mencapai USD281 miliar.

Terkait kebutuhan tersebut, Bank Mandiri menargetkan secara konsisten berkontribusi sebesar 21-23 persen terhadap porsi pembiayaan hijau nasional guna mendukung tercapainya target NDC dan NZE Indonesia.

BACA JUGA:   Eksportir Wajib Parkirkan Devisa di Dalam Negeri, DPK DHE SDA Bank Mandiri Naik 22 Persen
Tags: bank mandiripembiayaan berkelanjutan
Previous Post

Hilmi: Perlu ‘Win-win Solution’ dalam Pengembangan Industri Geotermal

Next Post

Sukses Terapkan GRC, JIEP Raih 2 Penghargaan TOP GRC Awards 2022

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR