TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Kembangkan Baterai Kendaraan Listrik, Antam Dirikan Anak Usaha

Nurdian Akhmad
21 September 2022 | 10:19
rubrik: Business Info
Antam Gaet Runner Up Penghargaan Internasional

Sumber Foto: CDC Indonesia

Jakarta, TopBusiness – PT Antam Tbk (kode saham: ANTM) membentuk anak usaha baru yang fokus mengembangkan bisnis baterai kendaraan listrik, yakni Indonesia Battery Company(IBC).  Itu dilakukan guna mendukung peta jalan pengembangan kendaraan listrik alias electric vehicle (EV) di Indonesia.

IBC akan melakukan pengembangan bisnis mulai dari pembuatan prototipe baterai untuk motor listrik, konsep Energy Storage System (ESS), penyiapan fasilitas pengolahan nikel dan bahan baku baterai, ekspansi kapasitas produksi, hingga penguasaan teknologi baterai yang akan dicapai pada tahun 2030. 

Direktur Hubungan Kelembagaan Grup BUMN Holding Industri Pertambangan Mining Industry Indonesia (MIND ID), Danny Amrul Ichdan mengatakan, IBC menjadi salah satu pilar penting untuk mewujudkan energi baru terbarukan di sektor baterai kendaraan listrik.

“Selain itu juga memperkuat kemandirian kita, artinya mampu mengurangi ketergantungan terhadap impor dan mampu mengurangi emisi karbon serta subsidi dari bahan bakar,” kata Danny dalam keterangan persnya, Selasa(20/9/2022).

Danny juga meminta kepada pemerintah agar memastikan pasokan bahan baku nikel sebagai salah satu bahan baku pembuatan baterai kendaraan listrik.

Ini mengingat komponen bahan baku baterai kendaraan listrik terdiri dari graphite, lithium hydroxide, cobalt sulphate dan mangan sulphate yang masih diimpor.

Danny mengungkapkan bahan impor dalam pembuatan baterai kendaraan listrik saat ini mencapai 20 persen.

Bahan baku utama yang dimiliki Indonesia adalah nikel. Sekitar 80 persen bahan baku nikel dimiliki oleh PT Aneka Tambang Tbk.  “Dengan kondisi ini IBC ditargetkan bisa menjadi market leader di Asia Tenggara sebagai penyedia EV baterai,” ujar Danny.

Sesuai dengan Permenko Nomor 09 tahun 2022, pengembangan industri baterai kendaraan listrik ini telah terdaftar sebagai Proyek Strategis Nasional(PSN). Untuk mempercepat realisasinya maka diperlukan adanya konsorsium dengan LGES (LG Energy Solution) dan dengan CBL.

BACA JUGA:   RI Jadi Mitra Pameran Industri Rusia 2026

Area penelitian dan pengembangan lanjut Danny akan terus dilakukan dalam rangka mewujudkan penguasaan teknologi baterai kendaraan listrik.

IBC juga menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta beberapa lembaga pendidikan tinggi dan universitas, seperti ITB, UI, UNS, dan National Battery Research Institute.

Selain itu penting juga untuk meningkatkan kualitas SDM industri EV baterai melalui beragam pelatihan dan workshop.

Tags: PT Antam
Previous Post

IHSG Bergerak Berkurang Sedikit

Next Post

Bersiap Hadapi Pandemi Berikutnya, PT Bio Farma Gandeng CEPI

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR