Jakarta-Thebusinessnews.PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) memangkas suku bunga deposito sebesar 0,25 Persen Menjadi 5 Persen . Mulai Berlaku 16 Maret 2016, untuk simpanan deposito di bawah Rp2 miliar dan 5,5 Persen untuk simpanan deposito di atas Rp25 miliar.
Sebelumnya, bank swasta terbesar di Indonesia juga telah menurunkan suku bunga deposito sebesar 0,25% sebanyak delapan kali atau sebesar 2% sepanjang tahun lalu.
“Iya kita turunkan 0,25%, tahun lalu kita sudah turunkan 8 x 0,25% sejak Februari hingga Oktober 2015,” ujar Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja di Jakarta, Rabu (16/3/2016).
Dia menjelaskan penurunan suku bunga deposito ini sebagai respon perusahaan terhadap kebijakan pelonggaran Giro Wajib Minimum (GWM) Primer, sehingga berimbas pada penambahan ruang likuiditas BCA.
“Alasannya karena ada dana segar dari penurunan GWM sebesar Rp4 triliun. Jadi untuk mendukung kebijakan bunga rendah, kami juga mulai turunkan bunga Deposito,” ungkap Jahja.
Sebelumnya, Bank Indonesia (BI) menurunkan Giro Wajib Minimum (GWM) primer dalam rupiah sebesar 1 persen dari sebelumnya 7,5 persen menjadi 6,5 persen. Keputusan ini diambil melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI yang digelar pada 17-18 Februari 2016. Dengan pelonggaran ini BI meyakini akan ada penambahan likuiditas sebanyak Rp34 triliun di pasar .(az)