TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pedagang Pasar Minta Akses Kredit Tidak Berbelit

Nurdian Akhmad
17 March 2016 | 17:28
rubrik: Finance

Jakarta-Thebusinessnews. Bagi pedagang pasar dan pelaku Usaha Kecil Menengah ( UKM) mengharapkan  turunnya suku bunga kredit, namum lebih dari itu juga di harapkan agar dipermudah proses mendapatkannya

Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia yang juga membawahi sektor UKM Koperasi dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno mengatakan  pihaknya juga mengharapkan suku bunga turun. “Namun yang menjadi prioritas bagi pihaknya adalah akses ke kredit yang tidak berbelit-belit. “ ujar dia di d Jakarta, Kamis, ( 17/3/2016)

Menurut Sandiaga Uno meskipun pemerintah sudah menjanjikan Kredit Usaha Rakyat, namun hal tersebut belum memadai untuk membangun sektor UKM.Ditempat yang sama Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia  (APINDO) Hariyadi Sukamdani menjelaskan jika suku bunga kredit di Indonesia saat ini adalah yang tertinggi di sekitar kawasan, sehingga sangat tidak kompetitif. Hariyadi menambahkan penurunan suku bunga harus dilakukan agar Indonesia tidak kehilangan momentum pertumbuhan ekonomi. Menurut Hariyadi saat ini kondisi liquiditas dilapangan sangat ketat sekali, sehingga bank sentral dan pemerintah harus merubah cara pandangnya dari kontraksi menjadi ekspansi. Hariyadi juga melihat pengelolaan moneter  yang ada saat ini tidak sejalan dengan pengelolaan fiskal

Sementara itu Ekonom LPS Doddy Ariefianto memandang masalah suku bunga kredit di Indonesia memang sesuatu yang sangat kompleks karena terkait dengan tingkat inflasi, tingkat efisiensi intermediasi perbankkan dalam hal ini adalah Net Interest Margin (NIM), serta kondisi defisit neraca berjalan.( red)

BACA JUGA:   Ditopang Pertumbuhan Kredit dan DPK Solid, BTN Yakin Aset bakal Tembus Rp500 Triliun
Previous Post

Layanan Digital,Tekan Operasional Perbankan

Next Post

BI Rate Turun Menjadi 6,75 Persen

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR