Jakarta, TopBusiness—Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Dody Budi Waluyo, mengatakan bahwa pemulihan sektor terkait pariwisata-ekraf (ekonomi kreatif) sangat strategis dalam mendukung pemulihan ekonomi nasional. Hal itu mengingat perannya yang besar dalam menyumbang devisa dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian.
“Momentum pemulihan pariwisata terus berlangsung seiring dengan perkembangan pandemi Covid-19 yang membaik serta pelonggaran pembatasan mobilitas di berbagai negara, termasuk Indonesia,” kata Dody hari ini dalam penjelasan tertulis.
Namun demikian, tantangan perlambatan ekonomi global, risiko stagflasi, dan tingginya ketidakpastian perlu terus diwaspadai.
“Oleh karena itu, momentum pemulihan pariwisata perlu terus dioptimalkan, antara lain melalui konsistensi kebijakan serta sinergi percepatan pemulihan dan pengembangan pariwisata baik yang menyasar wisman maupun wisnus, untuk mendukung penguatan transaksi berjalan dan memperkuat ketahanan ekonomi nasional,” kata dia dalam Rapat Koordinasi High Level (Rakor HL) Sekretariat Bersama Percepatan Pengembangan Sektor Pariwisata (Sekber Pariwisata)
Ia menambahkan bahwa BI berkomitmen penuh untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat dan daerah dalam upaya meningkatkan peran terkait pariwisata-ekraf.
Itu antara lain melalui penguatan advokasi dan kajian, pengembangan UMKM, serta digitalisasi sistem pembayaran pendukung pariwisata.
