Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Rabu (5/10/2022), berpotensi bergerak menguat.
Dalam riset harian Samuel Sekuritas Indonesia melalui samuel.co.id, di Jakarta, memperlihatkan judul IHSG Berpotensi Menguat.
Bursa AS ditutup menguat pada Selasa (4/10). DJIA +2,8%, S&P500 3,6%, dan Nasdaq 3,34%. Pasar saham AS melanjutkan pergerakan positif yang sudah dimulai sejak Senin (3/10), seiring dengan makin turunnya imbal hasil UST 10 tahun serta rilis data job opening AS periode Agustus yang hanya mencapai 10,05 juta, 10% di bawah angka bulan Juli (11,17 juta) dan estimasi pasar (11,1 juta).
Pelemahan data bursa tenaga kerja ini tampaknya memberi harapan bagi investor bahwa The Fed akan mengakhiri pengetatan moneternya lebih cepat. Data ekonomi AS yang dijadwalkan rilis di sisa minggu ini adalah: ADP Employment Change SEP (cons: 200K, prev:135K) dan meraca dagang AS periode Agustus (cons:-USD 67,7B, prev: -USD 70,7B).
Dari pasar komoditas, harga Brent naik 3,8%, begitu juga emas 1,33%. Sementara itu, harga batu bara naik 0,62%, CPO 5,46% ke RM 3.615/ton, dan nikel 3,16%.
Bursa Asia ditutup menguat pada Selasa (4/10) dengan Kospi 2,5%, STI 1,02%, Nikkei 2,96%. IHSG melonjak 0,89% ke level 7.072,3, dengan net buy asing sebesar Rp 604,4 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net buy Rp 447,1 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net buy asing Rp 157,3 miliar. Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh BBRI (Rp 286,4 miliar), disusul ADRO (Rp 175,7 miliar), dan ITMG (Rp 89 miliar). Sementara itu, net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak BUMI (Rp 56,4 miliar), disusul TBIG (Rp 37,9 miliar), dan ANTM (Rp 33,7 miliar). BBRI, ADRO, dan ASII menjadi top leading movers, sementara TLKM, BMRI, dan CPIN menjadi top lagging movers.
Terjadi penambahan 1.851 kasus baru COVID-19 di Indonesia kemarin, dengan positivity rate sebesar 6%. Sementara itu, 1.538 pasien dinyatakan sembuh.
Kospi dibuka menguat pada pagi ini (+1,42%) dan Nikkei dibuka (0,67%). “Kami memperkirakan IHSG akan bergerak menguat hari ini, sejalan dengan pergerakan bursa global dan regional,” demikian tertulis.
