Jakarta, TopBusiness—Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), neraca perdagangan Indonesia pada September 2022 kembali mencatat surplus, yakni 4,99 miliar Dolar AS. Itu lebih rendah dibandingkan dengan surplus pada bulan sebelumnya sebesar 5,71 miliar Dolar AS.
“Ditinjau dari negara tujuan, ekspor nonmigas ke Tiongkok, Amerika Serikat, dan India masih tetap kuat dan menjadi kontributor utama terhadap total ekspor Indonesia,” kata Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Junanto Herdiawan, di Jakarta (17/10/2022).
Adapun impor nonmigas tetap kuat pada seluruh komponen sejalan dengan masih terus berlanjutnya perbaikan ekonomi domestik.
Sementara itu, Junanto menjelaskan secara tertulis, defisit neraca perdagangan migas tercatat sedikit meningkat dari 2,01 miliar Dolar AS pada Agustus 2022 menjadi 2,1 miliar Dolar AS pada September 2022, seiring dengan penurunan ekspor migas yang lebih tinggi dari impor migas.
