Jakarta, TopBusiness—Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada triwulan III 2022 kembali menurun. Posisi ULN Indonesia pada akhir triwulan III 2022 tercatat sebesar 394,6 miliar Dolar AS. “Angka ini turun dibandingkan dengan posisi ULN pada triwulan II 2022 sebesar 403,6 miliar Dolar AS,” kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), Erwin Haryono, di Jakarta hari ini.
Perkembangan tersebut disebabkan oleh penurunan ULN sektor publik (pemerintah dan bank sentral) maupun sektor swasta. Secara tahunan, posisi ULN triwulan III 2022 mengalami kontraksi sebesar 7,0% (yoy/year on year), lebih dalam dibandingkan dengan kontraksi pada triwulan sebelumnya yang sebesar 2,9% (yoy).
ULN pemerintah pada triwulan III 2022 masih melanjutkan penurunan. Posisi ULN pemerintah pada triwulan III 2022 sebesar 182,3 miliar Dolar AS: lebih rendah dari posisi ULN pada triwulan II 2022 yang sebesar 187,3 miliar Dolar AS.
Kata Erwin, ULN swasta juga melanjutkan tren penurunan. Posisi ULN swasta pada triwulan III 2022 tercatat sebesar 204,1 miliar Dolar AS. Secara tertulis, Erwin menjelaskan bahwa angka itu lebih rendah dibandingkan dengan posisi triwulan sebelumnya sebesar 207,7 miliar Dolar AS.
