Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan hari ini berpotensi menguat.
Daily Research Report oleh Samuel Research Team yang dipublikasikan PT Samuel Sekuritas Indonesia melalui website samuel.co.id, menyatakan bahwa IHSG Berpotensi Menguat Hari Ini.
Bursa AS ditutup menguat pada Selasa (22/11), dengan DJIA +1,18%, S&P500 1,36%, dan Nasdaq 1,36%. Pasar mendapat dorongan dari rilis laporan keuangan yang cukup memuaskan dari sejumlah emiten (diantaranya Best Buy dan American Eagle Outfitters) dan optimisme pasar bahwa kebijakan suku bunga agresif the Fed akan segera berakhir (pimpinan Fed Cleveland Loretta Mester menyatakan pada Senin bahwa ia akan mendukung rencana pengurangan laju kenaikan suku bunga).
Dalam sisa minggu ini, sejumlah data ekonomi AS yang akan dirilis antara lain pesanan barang tahan lama (prev :0,4%, Cons: 0,4%) dan penjualan rumah baru (Prev: 0,63%, Cons: 0,57%).
Dari pasar komoditas, harga Brent naik 1,53%, emas melemah 0,81%. Sementara itu, harga batu bara melemah 1,1%, CPO menguat 3,97% ke RM 4.361/ton, dan nikel menguat 4,42%.
Bursa Asia ditutup melemah pada Selasa (22/11). Kospi melemah 0,59%, diikuti Hang Seng 1,31%. IHSG ditutup turun 0,46% ke level 7.030. Investor asing kemarin mencatatkan keseluruhan net buy sebesar Rp 433,5 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp 532,7 miliar, dan pada negosiasi pasar tercatat net sell asing sebesar Rp 99,2 miliar. Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh BBCA (Rp 226,1 miliar), PGAS (Rp 128,4 miliar), dan ITMG (Rp 125,7 miliar). Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh TLKM (Rp 63,2 miliar), GOTO (Rp 53,8 miliar), dan ASII (Rp 37,7 miliar). Top leading movers adalah BBCA, PGAS, dan BIPI, sementara top lagging movers adalah GOTO, SMMA, dan ASII.
Terjadi penambahan 7.644 kasus baru COVID-19 di Indonesia kemarin (22/11). Sementara itu, 4.984 pasien dinyatakan sembuh, dan 51 meninggal dunia.
Kospi dibuka menguat pada pagi ini (+0,6%) dan Nikkei dibuka menguat (0,6%). “Kami memperkirakan IHSG akan bergerak menguat hari ini, sejalan dengan pergerakan bursa global dan regional,” demikian tertulis.
