TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Kantongi Izin dari OJK, BEI Segera Rilis Papan Ekonomi Baru di Awal Desember

Busthomi
28 November 2022 | 09:38
rubrik: Capital Market
Kantongi Izin dari OJK, BEI Segera Rilis Papan Ekonomi Baru di Awal Desember

Dari kiri ke kanan: Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Iman Rachman,Deputi Komisioner Pengawas Pasar Modal I Otoritas Jasa Keuangan Djustini Septiana, Direktur Utama Kliring Penjaminan Efek Indonesia Iding Pardi, dan Direktur Utama Kustodian Sentral Efek Indonesia, Uriep Budhi Prasetyo seusai memberikan materi di acara Media Gathering Pasar Modal 2022 di Bandung, Jumat (25/11/2022). FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Bursa Efek Indonesia (BEI) akhirnya akan merilis papan baru dalam rangka menampung perusahaan-perusahaan baru yang bakal siap melakukan penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO).

Nantinya, papan itu disebut sebagai papan new economy atau ekonomi baru. Rencananya BEI akan meluncurkan papan baru ini pada tanggal 5 Desember 2022 nanti seiring dengan dikantonginya perizinan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Terkait papan new economy, kami baru saja menerima surat dari OJK terkait persetujuan. Ini masih fresh. Sehingga, insya Allah kita akan mulai pada 5 Desember 2022 nanti. Berarti lebih cepat dari target,” tutur Direktur Utama BEI Iman Rachman, dalam Workshop Media Gathering Pasar Modal 2022, di Bandung, Jumat (25/11/2022).

Sejauh ini BEI sendiri sudah memiliki tiga papan di pasar modal Indoesia. Yakni ada papan utama sebanyak 358 perusahaan, selanjutnya ada papan pengembangan diisi oleh 439 persuahaan, dan sisanya atau sebanyak 23 emiten adalah papan akselerasi. Sehingga total semuanya berjumlah 820 emiten.

Dijelaskan Iman, papan ekonomi berlaku bagi calon perusahaan tercatat yang memenuhi karakteristik tertentu, seperti memiliki pertumbuhan pendapatan yang tinggi, menggunakan teknologi untuk menciptakan inovasi produk yang meningkatkan pertumbuhan ekonomi serta memiliki kemanfaatan sosial yang luas.

“Nantinya, ada kriteria umum yang memungkinkan saham emiten anyar dicatatkan di papan Ekonomi Baru ini. Salah satunya, yang memiliki pertumbuhan pendapatan yang tinggi,” katanya.

Dan terakhir, masuk ke dalam bidang usaha yang sedang berkembang yang ditetapkan lebih lanjut melalui Surat Edaran Bursa.

“Terkait penentuan besaran nilai atau persentase dari aspek pertumbuhan pendapatan yang tinggi, kami berencana untuk mengatur lebih lanjut dalam aturan turunan atau dalam bentuk kebijakan dari peraturan yang bersangkutan,” ujar dia.

BACA JUGA:   Berikut Enam Saham Pilihan Hari Ini, Ada BMRI, AKRA, AMMN

Akan tetapi, Iman sendiri menolak menjawab ketika ditanya emiten mana saja yang akan mengisi papan baru tersebut. Dia cuma bilang, emiten yang akan masuk ke papan New Economy itu akan setara dengan yang masuk papan utama.

Tags: beiemiten baruipoojkpapan ekonomi baru
Previous Post

Termasuk Anak BUMN, BEI Patok Target IPO Capai 57 Emiten Baru di 2023

Next Post

IHSG Terlihat Negatif

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR