TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

11 Produsen RI Raih Rp241 Miliar di Pameran Food Africa

Achmad Adhito
14 December 2022 | 15:25
rubrik: Business Info
Ini Strategi First Media Kurangi Rugi  2019

Ilustrasi/Istimewa

Jakarta, TopBusiness—Sebanyak 11 pelaku usaha yang menempati Paviliun Indonesia seluas 54 meter persegi di Pameran Food Africa, berhasil mencatatkan transaksi potensial senilai USD15,32 juta atau sekitar Rp241 miliar. Di pameran berlangsung 5-7 Desember 2022 di Kairo (Mesir) tersebut, produk dari 11 perusahaan Indonesia itu dicari pembeli dari berbagai negara. Antara lain dari Mesir, Yaman, Libanon, Rusia, Burundi, Palestina, Yordania, Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Libya, Turki, dan Italia.

“Keikutsertaan Indonesia pada perhelatan ini merupakan implementasi arahan Presiden RI Joko Widodo agar Indonesia memperluas pangsa ekspornya ke pasar nontradisional. Selain mamin dan produk turunan agro, kami juga terus mengupayakan agar komoditas lokal lainnya bisa masuk ke pasar-pasar nontradisional. Pameran ini juga diharapkan dapat meningkatkan ekspor nonmigas,” kata Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan RI (Kemendag), Didi Sumedi, dalam keterangan tertulis untuk wartawan tadi pagi.

Didi menyampaikan, kehadiran Paviliun Indonesia pada Food Africa 2022 adalah upaya penetrasi produk mamin Indonesia ke pasar Afrika dan Timur Tengah, terutama Mesir. Nilai transaksi diproyeksikan masih akan bertambah seiring upaya negosiasi lanjutan yang dilakukan peserta usai pameran berlangsung.

“Kami sangat mengapresiasi kerja keras para eksportir Indonesia yang mempromosikan produk- produknya kepada para buyer di Food Africa 2022. Transaksi potensial yang diraih di pameran tersebut tidak hanya akan mendorong peningkatan ekspor nasional ke Mesir, tetapi juga emerging markets lainnya di Kawasan Teluk, Timur Tengah, dan Afrika,” ungkap Didi.

Adapun 11 perusahaan itu adalah PT Mandala Prima Makmur, AK Goldenesia, PT Chita Agri Indonesia, PT Internasional Niaga Globalindo, Nusako, PT Sumber Kopi Prima, PT Mayora, PT Selaras Rasakoe Indonesia, PT Alam Scientia Asia, PT Ikafood Putramas, dan PT Sasa Inti.

BACA JUGA:   Infrastruktur Pengolahan Limbah Domestik Kota Palembang Ditargetkan Beroperasi 2023

Sedangkan produk-produk yang dipamerkan berupa biji kopi, kopi instan, cokelat bubuk, minyak sawit (palm olein), mentega putih (shortening), pengganti minyak kakao (cocoa butter substitute/CBS), teh dauh kelor (moringa), kelapa kering (dessicated coconut), rempah-rempah, bumbu masakan, jagung pakan ternak, serta alat pengolah limbah makanan.

Tags: food africa 2022kemendag
Previous Post

Gelar CSR, WEGE Bangun Klinik Darurat Modular di Cianjur serta PAUD Modular

Next Post

Hadapi Tantangan Global 2023, Pemerintah Harus Perkuat Ekonomi Domestik

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR