Jakarta – Thebusinessnews.PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) menyebutkan Non Performing Loan (NPL) gross mencapai 4,59 persen pada kuartal pertama 2016.
Direktur BisnisĀ Menengah dan Korporasi BJTM Su’udi mengatakan, NPL tersebut itu memang cukup tinggi.
“Tapi kita punya covarage ratio 80,87 % untuk pencadangan risiko, ” kata dia di Jakarta, Senin (11/4/2016).
Untuk menyelesaikan NPL yang terbilang tinggi, kata dia BJTM mempunyai beberapa langkah untuk menekan NPL tersebut. Pihaknya ingin NPL di bawah angka tersebut.
Langkah menekan NPL kata dia tanpa right off atau menghapuskan buku NPL tersebut.
“Kita juga bentuk divisi supaya NPL turun secara alamiah, ” ujar dia.
Selanjutnya ia bilang dengan bekerjasama panitia lelang, berupa menjual aset gadaian yang sebagai barang jaminan sewaktu meminjam kredit.
“Kalau ada penyelesaian secara hukum kita lakukan bantuan hukum, ” imbuh dia.(az)