TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Usai IPO, Bank Sumut Siap Naik Kelas ke Kelompok KBMI II

Busthomi
9 January 2023 | 17:53
rubrik: Capital Market
Usai IPO, Bank Sumut Siap Naik Kelas ke Kelompok KBMI II

Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi (keenam dari kiri) saat menghadiri acara paparan public IPO Bank Sumut, Senin (9/1/2023). FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara (Bank Sumut) baru saja menggelar paparan publik untuk penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO).

Dalam aksi korporasi ini, BPD terbesar di luar Jawa ini menawarkan sebanyak- banyaknya 2.934.798.300 saham kepada publik. Jumlah tersebut setara dengan 23% dari total modal ditempatkan dan disetor perseroan setelah penawaran umum perdana saham.

Melalui IPO ini, nilai nominal saham yang ditawarkan di harga Rp 250 per saham, Bank Sumut mematok harga penawaran pada rentang harga Rp 350 hingga Rp 510 per saham, sehingga perseroan berpotensi meraup dana Rp 1,02 triliun hingga maksimal Rp 1,49 triliun.

Dengan dana yang besar dari sisi permodalan ini memang sangat membantu keuangan BPD terbesar di luar Pulau Jawa. Kendati memang dari sisi regulasi permdolan Bank Sumut di atas aturan. Hal ini pun diakui oleh jajaran direksi Bank Sumut dalam paparan publik IPO, yang dilakukan secara hybrid, Senin (9/1/2023).

Menurut Direktur Kepatuhan Bank Sumut, Eksir dari sisi permodalan, untuk rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) sudah jauh di atas yang ditetapkan pihak regulator. Sehingga IPO ini tidak semata-mata untuk mengejar permodalan tersebut.

“Kita ini (modal inti) sudah di angka Rp4,3 triliun, dari aturan yang di Rp3 triliun (untuk Kelompok Bank berdasarkan Modal Inti/KBMI I),” ujar Eksir.

Dengan kondisi terebut, dirinya menargetkan usai IPO tetap perseroan bisa membagikan dividen kepada para pemegang sahamnya. “Sehingga dengan kondisi tersebut, untuk membagi dividen dari laba itu potensinya sangat besar. Dan kita terus berbagi ke masyarakat. Kalau masyarakat mau ikut beli saham, maka mereka bisa ikut dapat dividen dari kinerja Bank Sumut ini,” tegas dia.

BACA JUGA:   Indeks Diestimasikan Bergerak Turun

Hal senada ditambahkan oleh Arieta Aryanti selaku Direktur Keuangan dan Teknologi Informasi Bank Sumut. Menurut dia, saat ini Bank Sumut memang masih di KBMI I, sehingga dengan adanya aksi korporasi IPO ini, permodalannya akan melejit dan dalam waktu dekat bisa segera merangsek ke KBMI II.

“Langkah IPO  ini dapat memupuk permodalan kami. Maka dari itu, mungkin tidak lama lagi atau sekitar 1-2 tahun lagi, kita akan naik kelas ke KBMI II yakni di bank yang bermodal inti di Rp6 triliun ke atas. Apalagi potensi bisnis di Sumut ini sangat besar. Dan kedua juga, kami BPD terbesar di luar Jawa. Sehingga pertumbuhan kinerja bank sangat besar,” jelas Arieta.

Kinerja yang Terus Terjaga

Di tengah ketidakpastian kondisi perekonomian akibat pandemi Covid-19 tersebut, Bank Sumut ternyata tetap membukukan kinerja yang solid. Didukung oleh tim yang handal, perseroan berhasil menorehkan performa yang baik dan terjaga.

Pada akhir semester II-2022, perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp706 miliar (sebelum diaudit), atau tumbuh 15,15% year on year dan memproyeksikan laba bersih minimal Rp800 miliar di tahun 2023.

Adapun outstanding penyaluran kredit Tahun Buku 2022 sebesar Rp27,85 triliun (sebelum diaudit). Jumlah tersebut naik 10,58% dari tahun sebelumnya. Dari penyaluran kredit tersebut, perseroan berhasil menjaga kualitas kredit dengan rasio kredit bermasalah di level 1,21% (NPL Net sebelum diaudit) atau membaik dari tahun buku 2021 sebesar 1,80%.

Dana pihak ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun perseroan pada tahun 2022 sebesar Rp 31,9 triliun (sebelum diaudit) atau naik 3,01% YoY, dimana komposisi dana pihak ketiga didominasi oleh produk tabungan dan giro sebesar 60%.

BACA JUGA:   Namanya Dicatut Tawarkan Investasi di Telegram, Saratoga Tempuh Jalur Hukum

Data per 31 Desember 2022 (sebelum diaudit) Kredit Produktif PT Bank Sumut sebesar Rp12,2 triliun atau sebesar 43,9% dari total Kredit/pembiayaan meningkat sebesar Rp2,3 triliun atau sebesar 23,5% dari tahun sebelum (YoY) sebesar Rp9,9 triliun atau sebesar 39,31% total Kredit/pembiayaan.

Komitmen ke UMKM

Tak hanya kepada pelaku usaha skala besar, Bank Sumut juga turut mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bisa kembali bangkit melalui pemberian fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR). Sebagaimana diketahui, jenis kredit ini sangat dibutuhkan oleh pelaku usaha kecil dan mikro agar tetap mampu bertahan menghadapi dampak pandemi dan mengembangkan usahanya.

Per 31 Des 2022, outstanding penyaluran KUR Bank Sumut mencapai Rp1,9 triliun (sebelum diaudit) atau naik 41,72% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2021 sebesar Rp1,3 triliun. Komposisi pinjaman KUR terdiri dari Rp 1.185 Milyar digunakan untuk modal kerja, dan selebihnya sebesar Rp 750 miliar untuk kegiatan investasi.

Dari sisi nasabah penerima, fasilitas tersebut telah disalurkan kepada 38.393 nasabah KUR atau naik sekitar 37,3% year-on-year. “Ke depan, kami akan fokus untuk tetap memberikan fasilitas KUR dalam rangka untuk memberdayakan UMKM. Sebagaimana diketahui, pelaku usaha tersebut selama ini telah menjadi tulang punggung perekonomian nasional,” ungkap Plt. Direktur Utama Bank Sumut Hadi Sucipto.

Tags: Bank BPDbank sumutipoKBMIKelompok Bank berdasarkan Modal Inti
Previous Post

Kartu Prakerja Dituntut Mampu Cetak Tenaga Kerja yang Kompetitif

Next Post

Kontrak Baru, Hutama Karya Garap Proyek Modernisasi Irigasi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR