Jakarta-Thebusinessnews. Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk memutuskan pembagian dividen sebesar 20 persen dari laba bersih 2015 yang mencapai Rp1,85 triliun.
Menurut Direktur Utama Bank BTN, Maryono, dividen sebesar 20 persen tersebut setara dengan Rp370 miliar atau senilai Rp34,95 per saham. “RUPST memutuskan pembagian dividen Rp34,95 per saham,” katanya di Jakarta, Selasa (12/4/2016)
Sementara itu, lanjut dia, sisa dari laba bersih setelah pembagian dividen akan ditempatkan sebagai laba ditahan. “Dengan dividen 20 persen, tentu laba ditahan lebih besar dan bisa mempengaruhi CAR (rasio kecukupan modal) kami,” ujarnya.
Dengan demikian, jelas dia, CAR Bank BTN yang diakhir 2015 sebesar 16,97 persen akan semakin kuat menopang ekspansi penyaluran kredit kepemilikan rumah (KPR) untuk Program Sejuta Rumah.
Dia menambahkan, pemegang saham yang berhak atas dividen tersebut merupakan yang tercatat pada 22 April 2016. “Dividen akan dibagikan pada 12 Mei 2016 mendatang,” jelas Maryono. .
Selian itu RUPST juga merombak jajaran Direksi dan Komisaris,ada pertukaran komisaris antara BTN dengan BUMN lainnya yakni PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN). Dimana Iman Sugema mantan relawan Joko Widodo yang lengser dari posisinya sebagai Komisaris Utama (Komut) PGN kini mengisis salah satu posisi Komisaris di BTN.
“Jadi Harry Fajar Sampurno mengundurkan diri karena beliau dapat posisi Komut di PGN. Maka kini posisi beliau di gantikan Imam Sugema yang sebelumnya Komut di PGN,” terangnya.
Sementara untuk formasi direksi, perseroan juga telah memberhentikan dengan hormat Irman Alvian Zahiruddin dan Sis Apik Wijayanto karena dipinang menjadi salah satu direksi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI). Keduanya digantikan oleh Handayani dan Catur Budi Harto.
“Dengan disetujuinya pengurus yang baru, kami harapkan ada tim direksi yang lebih solid agar bisa mendorong kinerja BTN,” pungkasnya.
Berikut formasi jajaran Komisaris dan Direksi BTN yang baru:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama/Independen: I Wayan Agus Mertayasa
Komisaris Independen: Kamaruddin Sjam
Komisaris Independen: Arie Coerniadi
Komisaris Independen: Lucky Fathul Azis H
Komisaris: Imam Sugema
Komisaris: Sumiyati
Komisaris: Maurin Sitorus
Dewan Direksi
Direktur Utama: Maryono
Direktur: Mansyur S Nasution
Direktur: Imam Nugroho Soeko
Direktur: Adi Setianto
Direktur: Sulis Usdoko
Direktur: Oni Febrianto
Direktur: Handayani
Direktur: Catur Budi Harto
(az