Jakarta-Thebusinessnews.PT Reliance Manajer Investasi (RMI) meluncurkan produk reksa dana terbaru Reliance Saham Syariah (RSS) pada Kamis, 7 April 2016.
Produk reksa dana saham berbasis syariah ini merupakan instrumen investasi syariah pertama yang dimiliki RMI dan telah mendapatkan izin efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada akhir Februari 2016, sesuai Surat Keputusan Dewan Komisioner OJK Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Nomor S-8/D.04/2016.
Direktur Utama RMI Retno Dewi Hendrastuti mengatakan perseroan membidik investor yang mengutamakan prinsip-prinsip Syariah dalam berinvestasi dan memiliki tujuan investasi jangka panjang.
“Kami tidak hanya membidik investor ritel tetapi juga perusahaan asuransi berbasis syariah, dana pensiun, institusi, yayasan pendidikan Islam, rumah sakit Islam, komunitas muslim, hotel syariah dan yang potensinya sangat besar adalah dana haji,” papar Retno di Jakarta, Kamis (14 /4/2016)
Retno menyampaikan RMI akan mengelola dana dengan menempatkannya pada saham-saham syariah pilihan yang terdaftar pada Daftar Efek Syariah.
Adapun alokasi penempatan dana kelolaan akan dipengaruhi oleh situasi ekonomi yang sedang terjadi. Saat ini, RMI fokus berinvestasi pada saham sektor infrastruktur, yaitu sektor properti, pertambangan, perdagangan dan sektor industri barang konsumsi.
Setoran pembelian RSS untuk pertama kali sebesar Rp100 ribu sedangkan untuk pembelian unit reksa dana berikutnya minimal Rp100 ribu.
Produk reksa dana RMI lainnya, yakni Reliance Dana Terencana (RDT) dan Reliance Cerdas Terencana (RCT) mencatatkan kinerja positif per Maret 2016. Dari sisi peringkat menurut Infovesta, RDT meraih peringkat 19 dari 175 reksa dana sejenis per Maret 2016. Peringkat RCT berada pada 16 dari 138 reksa dana sejenis per Maret 2016.
RDT atau produk reksa dana pendapatan tetap RMI memberikan imbal hasil (return)Year On Year sebesar 8,5% per Maret 2016. Imbal Hasil ini lebih tinggi dari benchmarkInfovesta Fixed Income Fund Index yang hanya sebesar 5%.
Return RCT atau produk reksa dana campuran RMI pada Maret 2016 mencapai 2,7% secara Year On Year. Imbal hasil ini jauh di atas benchmark yaitu Infovesta Balanced Fund Index yang tercatat minus 4,4%.
Produk reksa dana saham Reliance Dana Saham (RDS) juga membukukan kinerja positif sejak diluncurkan pada 20 Januari 2016, yakni meraih return 3,9% per akhir Maret 2016.
Retno menambahkan RMI masih akan berinovasi dengan meluncurkan produk-produk investasi lainnya guna memberikan pilihan berinvestasi yang beragam, unggul dan inovatif, serta sesuai dengan kebutuhan dan keinginan nasabah.(red)