Jakarta, TopBusiness—Tim Riset Samuel Sekuritas Indonesia, memprediksi bahwa untuk hari ini, IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) di Bursa Efek Indonesia (BEI) bergerak melemah. Hal itu paralel dengan sentiment di bursa saham global dan regional.
Dalam riset harian yang dipublikasikan pagi ini, tim itu memaparkan bahwa bursa Asia pagi ini terpantau dibuka mixed: Nikkei +0.58%; Kospi -0.25%.
Sementara, bursa AS semalam ditutup mixed: DJIA -1.14%; S&P500 -0.20%; dan Nasdaq +0.14%.
Wall Street kembali dari liburan panjang akhir pekan di AS dengan suasana muram yang disebabkan oleh data ekonomi yang lemah dari China. Yield UST 10 tahun terpantau naik (+0.68%) menjadi 3.53% dan USD Index menguat (+0.03%) ke level 102.39.
Dari pasar komoditas, CPO melemah -1.43% ke RM 3,798/ton, nikel melemah -2.94%, emas melemah +0.44%, batu bara melemah (-0.20%). Sementara itu, harga Brent tercatat menguat (+1.33%) menjadi USD80.18/bbl. EIDO ditutup menguat +1.43% ke level 22.64.
