Jakarta, TopBusiness – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga akhir Februari ini diperkirakan bakal mengalami kondisi bullish. Hal ini lantaran kondisi makro ekonomi yang mulai positif.
Dan terkait kondisi ekonomi saat ini, Nafan Aji Gusta, Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas, menilai inflasi global dan nasional dapat terjaga, sehingga baik The Fed di AS maupun Bank Indonesia menunjukkan sinyal bahwa penaikan suku bunga akan lebih ditahan.
Dengan iklim yang lebih kondusif itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang mulai stabil menguat sejak awal tahun diprediksi akan melanjutkan penguatan.
“Secara teknikal, indikator stochastic dan RSI yang masih positif membuat prediksi IHSG akan konsolidasi bullish dengan rentang pergerakan 6.816-7.000 untuk Februari. Dari 6 sektor yang masih underperform indeks, sector yang memiliki potensi terbesar untuk outperform IHSG yaitu keuangan dan barang konsumsi cyclical,” ungkap Nafan.
Pada kesempatan yang sama, Robertus Hardy, Senior Research Analyst Mirae Asset, mengatakan kondisi ekonomi tahun ini masih akan positif bagi sektor otomotif dan telekomunikasi dibanding sektor lain.
Untuk sektor telekomunikasi, lanjut Robert, belanja komunikasi dan data masyarakat akan bertumbuh pada tahun pemilu dan masa persiapannya seperti sekarang, dengan pilihan utama TLKM (Trading Buy, TP Rp 4.500).
“Untuk sektor otomotif, tahun politik biasanya akan memicu peningkatan mobilisasi masyarakat, ditambah potensi adanya insentif rencana pemberian subsidi dari pemerintah bagi motor dan mobil listrik yang membuat kami optimis sektor tersebut dapat menjadi pilihan di tengah tahun politik dan ancaman inflasi,” ujarnya.
