Jakarta, TopBusiness—PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (kode emiten: SIDO) menyampaikan laporan keuangan tahunan (audit) untuk 2022.
“SIDO, melaporkan peningkatan signifikan di kuartal terakhir 2022. Perseroan melaporkan kenaikan 25% pada penjualan bersih dan 40% lebih tinggi pada laba bersih setelah pajak pada kuartal keempat dibandingkan dengan kuartal sebelumnya,” kata Direktur SIDO, Leonard, hari ini dalam keterbukaan informasi untuk bursa saham.
Sesuai dengan komitmen, SIDO terus menunjukkan perbaikan terutama pada semester kedua. SIDO menargetkan peningkatan laba bersih sebesar 20% di kuartal keempat daripada kuartal ketiga. “Dan berhasil membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 40% Q to Q,” kata dia.
Untuk hasil setahun penuh di tahun 2022, SIDO melaporkan penurunan sebesar 4% pada penjualan dan turun 12% pada laba bersih setelah pajak.
Hasil FY222 dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti: normalisasi permintaan dari basis tinggi pada tahun lalu karena penyerabaran varian delta virus corona, inflasi tinggi yang memengaruhi daya beli pelanggan tahun ini, dan kenaikan harga bahan baku.
Leonard mengatakan, “Manajemen menyimpulkan, pada lintasan pertumbuhan jangka panjang, SIDO masih membukukan pertumbuhan CAGR pada laba bersih sebesar dua digit selama empat tahun terakhir.”
SIDO tetap menjaga posisi keuangan yang sehat dengan posisi kas bersih dan rasio pembayaran dividen yang tinggi di atas 90%, dan ini menunjukkan betapa sehatnya kinerja bisnis SIDO.
