
Jakarta, businessnews.id —Pefindo Biro Kredit yang direncanakan beroperasi pada triwulan III tahun 2015, diharapkan menjadi lembaga pengelola informasi perkreditan di Indonesia.
Menurut Presiden Direktur PT Pefindo, Ronald T. Andi, pihaknya akan mengajukan ijin prinsip pada Maret 2014 mendatang. “Biasanya tiga bulan usai mengajukan, ijin prinsip keluar. Saya perkirakan, itu keluar di Juni 2013,” kata dia di Jakarta, hari ini.
Selanjutnya , setelah mendapat ijin prinsip, diberikan waktu 18 bulan sebagai masa persiapan operasi, namun pihaknya menargetkan waktu 12 bulan dari Juni 2014 sebagai masa persiapan. “Setelah itu kami ajukan ijin usaha di pertengahan 2015 , sehingga diharapkan pada triwulan III 2015 Pefindo Biro Kredit telah beroperasi.”
Nantinya , Pefindo Biro kredit akan menghasilkan credit profile dan credit scoring. Itu akan bisa dimanfaatkan oleh pemberi kredit seperti perbankan, perusahaan pembiayaan, dan koperasi untuk melakukan efisiensi pada proses analisis pembiayaan . “Saat ini data kredit di BI hanya profile saja tapi tidak ada scoring-nya.”
Credit scoring itu, tambahnya, merupakan hasil analisis terbuka dengan indikator terbuka berdasarkan risk based pricing yang akan di-up date paling tidak sebulan sekali. Di samping itu, Pefindo Biro Kredit juga menghasilkan customer monitoring guna memudahkan pemantauan perubahan profil nasabah, serta credit alert guna memberikan early warning terhadap pelemahan kualitas kredit nasabah atau kreditur. (ABDUL AZIZ)