TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Sasar Pedagang Pasar, Titipku Gelar Assessment Pengguna Aplikasi ‘Titipku Lapak’

Busthomi
20 February 2023 | 10:42
rubrik: Business Info
Sasar Pedagang Pasar, Titipku Gelar Assessment Pengguna Aplikasi ‘Titipku Lapak’

FOTO: Dok Titipku

Jakarta, TopBusiness – Proses digitalisasi pasar memanglah penuh tantangan. Salah satu tantangan yang dihadapi adalah kesiapan pedagang dalam mengoperasikan sistem digital.

Padahal, digitalisasi adalah suatu keharusan bagi pasar agar eksistensi mereka tetap terjaga di tengah perubahan perilaku konsumen yang mulai berbelanja kebutuhan pokok secara daring.

Guna meningkatkan kemampuan penggunaan platform digital oleh pedagang pasar, Titipku menggelar assessment. Assessment ini digelar untuk menilai kemampuan penggunaan aplikasi “Titipku Lapak” oleh pedagang di pasar-pasar yang sudah terintegrasi dengan Titipku.

Program assessment ini diinisiasi oleh tim Merchant and Partnership (MnP) Titipku. “Selain menilai kemampuan pedagang dalam menggunakan aplikasi digital, program ini disusun untuk mengedukasi kembali para pedagang tentang penggunaan aplikasi,” ungkap Head of MnP Titipku, Yanuar Rusdianto, Senin (20/2/2023).

“Pada Tahun 2023 ini, Tim Titipku menargetkan assessment terlaksana di 25 pasar,” tambah Yanuar.

Sebagai awalan program, Yanuar membagi personelnya menjadi beberapa tim untuk datang ke beberapa pasar. Setelah itu, masing-masing tim bertanggungjawab untuk melakukan penilaian terhadap kecakapan para pedagang.

Yanuar menjelaskan, penilaian dilakukan berdasarkan 17 fitur di aplikasi Titipku Lapak. Dan masing-masing fitur memiliki satu poin. “Jika seorang pedagang mampu menguasai 15 fitur atau setara dengan 15 poin, maka pedagang itu dinyatakan fasih menggunakan apps,” tandasnya.

“Dari assessment ini kita juga jadi tahu kebutuhan edukasi dari tiap-tiap pedagang. Misalnya satu pedagang memiliki 14 poin, artinya ada 3 fitur yang belum ia pahami. Di situ juga, tim saya akan mengedukasi ulang ketiga fitur itu ke pedagang agar pedagang jadi paham dan bisa mengaplikasikannya,” tambah Yanuar.

Proses assessment ini bukanlah proses sehari jadi. Artinya, tim akan mendatangi para pedagang lagi untuk melihat perkembangan kecakapan mereka.

BACA JUGA:   Mantapkan Posisi Sebagai Inovator Panas Bumi, PGEO Pacu Digitalisasi dengan Flow2Max yang Go Global

Yanuar berharap program ini bisa meningkatkan kecakapan pedagang. “Kami melakukan penilaian sebanyak empat kali. Harapannya ada peningkatan di masing-masing kunjungan itu karena ada edukasi dari tim. Misalnya, dari lima poin ke delapan poin. Kemudian, dari delapan poin bisa naik ke 13 poin. Lalu di penilaian terakhir pedagang ini setidaknya memiliki minimal 15 poin,”.

Hasil Assessment

Program ini rupanya disambut baik oleh para pedagang. Pedagang merasa terbantu dengan edukasi yang dilakukan tim MnP Titipku. “Mereka senang karena bisa mendapat edukasi dan praktik langsung di lapangan,” ungkap Yanuar.

Saat ini juga tim MnP sudah selesai melakukan assessment di beberapa pasar, salah satunya di Pasar Modern Paramount.

“Hasil assessment menunjukkan bahwa mayoritas pedagang di Pasar Modern Paramount sudah cakap menggunakan aplikasi Titipku Lapak. Ini suatu pertanda baik, menunjukkan digitalisasi pasar berhasil diterapkan di sana,” sebut Yanuar.

Namun, hasil ini tidak diakui Yanuar sebagai sebuah kepuasan. “Target kami tetap 100% pedagang itu cakap menggunakan aplikasi Titipku Lapak. Jadi, kami akan menyusun program lanjutan untuk edukasi aplikasi di waktu mendatang. Tujuannya, di assessment selanjutnya, pasar-pasar seperti Pasar Modern Paramount ini pedagangnya sudah 100% cakap menggunakan aplikasi,” pungkasnya.

Apa yang dilakukan Yanuar dan tim MnP melalui program assessment ini menunjukkan keseriusan Titipku dalam membentuk ekosistem pasar digital yang baik. Titipku melalui program ini telah mendorong para pedagang untuk naik kelas menjadi pedagang yang melek digital.

Tags: aplikasi Titipku Lapakpedagang pasartitipkutransformasi digital
Previous Post

IHSG Masih di Tren Naik, Enam Saham Ini Layak Koleksi

Next Post

IHSG Potensi Naik, Ini 20 Saham Rekomendasi Pekan Ini

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR