Jakarta, TopBusiness—Dalam program CSR yang dijalankan, PT Japfa Comfeed, Tbk., selalu menjalankan strategi pengelolaan untuk mengelola atau pun meminimalkan dampak operasional perusahaan tersebut.
“Salah satu contoh strategi tersebut adalah Program Zero Waste Landfill and Circular Economy dari kami,” kata Social Investment Senior Officer Japfa Comfeed, Argha Akbar, dalam presentasi melalui jaringan internet untuk Dewan Juri Top CSR Awards 2023 (7/3/2023).
Argha menjelaskan bahwa Program Zero Waste tersebut mencakup beberapa lingkungan. Itu misalnya unit pembibitan, pabrik vaksin hewan, pabrik pakan hewan, peternakan ayam komersial, dan budi daya perikanan.
Ia memberikan contoh rinci dari hal tersebut. Semisal, dampak operasional yang timbul dari unit pembibitan, adalah limbah plastik yang banyak. “Mengatasi dampak tersebut,” Argha mengatakan, “kami dalam pengiriman, menggunakan plastik yang bisa didaur ulang. Porsi plastik daur ulang tersebut bahkan mencapai 90% dari keseluruhan.”
Argha pun, dalam paparannya, juga menjelaskan bahwa Japfa Comfeed dalam merancang program CSR selalu menggunakan pemetaan sosial terlebih dahulu.
Di situ, ada langkah mengidentifikasi kebutuhan masyarakat, mengenali potensi aset Japfa Comfeed yang dapat dikembangkan bersamaan dengan program CSR, perencaaan secara partisipatif, menyelaraskan program CSR tersebut dengan unit bisnis Japfa Comfeed, dan lain-lain.
Masih dalam presentasi tersebut, Argha Akbar menjelaskan bahwa Japfa Comfeed pun menjalankan program CSR yang berhubungan dengan aspek bisnis berkelanjutan. Contoh hal tersebut adalah Program Japfa for Kids dan Program Hutan Kota Sragen.
Dalam Program Japfa for Kids, Japfa Comfeed menyadari bahwa sebagai perusahaan yang memproduksi sumber protein, ingin masyarakat sekitar bisa merasakan dampak kehadiran perusahaan. “Maka dalam program ini, kami hadir membantu pemenuhan protein gizi untuk anak-anak,” papar Argha.
Sementara, dalam Program Hutan Kota Sragen, Japfa Comfeed bermaksud mendukung pemerintah daerah serta masyarakatnya. Hal itu melalui perbaikan iklim dan peningkatan area hutan kota.
“Dari program tersebut pun, masyarakat bisa mendapat kenaikan pendapatan,” ia menambahkan.
Top CSR Awards 2023 merupakan kegiatan penilaian-penghargaan bidang CSR yang berlangsung tiap tahun. Ini digelar Majalah TopBusiness bekerja sama dengan lembaga seperti beberapa asosiasi CSR, asosiasi bisnis, asosiasi GCG, asosiasi GRC, LKN (Lembaga Kajian Nawacita), CoreBest, MB Consulting (Mitra Bhadra Consulting), ISVI (Institut Shared Value Indonesia), SKB (Solusi Kinerja Bisnis), SDP (Sinergi Daya Prima), Dwika Consulting, Melani K. Harriman and Associate. Juga dengan beberapa pakar dan konsultan CSR.
Bertindak sebagai dewan juri untuk Japfa Comfeed dalam presentasi tersebut adalah Dwinda Ruslan (Yayasan Pakem), Nurdizal Rachman (CoreBest Indonesia), Ermon Idrus (Lembaga Kajian Nawacita), Isti Raafaldini Mirzanti (SBM ITB), dan Ferry D. Latief (PUPUK).
