Jakarta, TopBusiness—Lamudi.co.id sebagai perusahaan teknologi yang bergerak di bidang property technology (proptech) terbesar di Indonesia memperkenalkan Rekan Lamudi. Itu sebagai sebuah komunitas yang bertujuan untuk memberdayakan kompetensi agen sebagai pilar utama dalam pertumbuhan sektor properti nasional.
“Dalam hal ini, Rekan Lamudi akan mendorong berbagai inisiatif seperti pemberdayaan komunitas, pengenalan produk terbaru, networking, pelatihan dan pelibatan masyarakat,” kata CEO Lamudi.co.id, Mart Polman, di Jakarta (14/3/2023).
Pengumuman peluncuran Rekan Lamudi ini disampaikan dalam acara konferensi pers dan ajang penghargaan Lamudi.co.id Agents Awards (LAA) 2022. Hal ini untuk memberikan apresiasi kepada agen yang selama ini telah berjasa dalam membantu jutaan masyarakat Indonesia menemukan rumah impiannya.
Mart Polman mengatakan bahwa segala inisiatif di bawah Rekan Lamudi, yang juga termasuk LAA diharapkan dapat berperan dalam meningkatkan kapabilitas agen sebagai sumber daya manusia (SDM) penting bagi sektor properti nasional dan memberikan insentif bagi agen untuk terus berkembang.
Kini sektor properti telah memasuki era ekonomi digital di mana para pencari properti baru atau next generation property buyers yang memiliki literasi teknologi tinggi menuntut kemudahan dalam pencarian properti. “Era baru ini juga menuntut agen untuk terus meningkatkan kemampuan literasi digital, sehingga mampu melakukan negosiasi dan edukasi finansial dengan mudah menggunakan teknologi,” kata Polman.
Menurut kerangka literasi digital The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) yang dikeluarkan pada 2018, literasi digital mencakup tujuh komponen di mana tiga diantaranya dapat diaplikasikan untuk kurikulum pelatihan agen. Tiga komponen tersebut meliputi literasi informasi dan data yang mencakup kemampuan melakukan riset online dan mengumpulkan data relevan, problem solving yang mencakup menggunakan teknologi dalam menjawab kebutuhan konsumen.
“Dan penerapan teknologi dalam ranah karir yang mencakup penggunaan teknologi untuk meluaskan jangkauan pasar,” kata Polman.
