Jakarta, TopBusiness – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana Jombang kembali masuk nominasi penerima penghargaan TOP BUMD Awards 2023 berkat kinerja dan capaian yang memuaskan hingga dapat berkontribusi memberikan PAD bagi Pemerintah Daerah (Pemda). Untuk menggali keberhasilannya tersebut dilakukan wawancara penjurian yang berlangsung secara daring, Selasa (7/3/2023).
Dalam presentasi berjudul ‘Trengginas’, Khairul Hasyim selaku Direktur Utama memaparkan capaian dan kinerja perusahan dari tahun ke tahun yang mengalami peningkatan signifikan, terutama terkait dengan sambungan (SR).
“Alhamdulillah NRW kami menurun drastis. Kualitas air minum kami sesuaikan dengan Permenkes. Kenaikan kinerja karena adanya disebabkan oleh naiknya sambungan, jadi tambahan sambungan sebanyak 1.176 SR dibanding tahun lalu yang hanya berjumlah 625 SR,” ungkapnya.
“Penggantian meter pelanggan dan tera meter pelanggan dalam rangka akurasi meter pelanggan sebanyak 3.526 dibanding tahun lalu 2.167 dan Pemanfaatan produksi dengan penambahan SR,” lanjutnya.
Masih menurut Khairul Hasyim, peningkatan sambungan ini tak lepas dari peluang yang ada di Kabupaten Jombang melalui industri perumahan yang kian pesat. Oleh sebab itu, pihaknya berupaya dengan maksimal mengembangkan layanan air bersih.
“Peluang luas biasa yang kami dapatkan di tahun-tahun kemarin adalah menjamurnya perumahan kawasan industri yang semakin berkembang. Dengan ini kami terima dengan luar biasa, artinya ada pasar baru, wilayah baru sehingga kami bisa mengembangkan,” jelasnya.
Perumdam Tirta Kencana Jombang mengalami peningkatan pendapatan di pelanggan industri. Adanya kebijakan pemerintah bahwa untuk industri yang pengambilan air permukaan (sungai) diharuskan mendapat rekomendasi dari Perumdam serta salah satu syarat akreditasi Rumah Sakit air harus ada pemasangan Perumdam. Dengan demikian peluang untuk penambahan pendapatan pelanggan industri semakin besar.
Meski demikian, Perumdam Tirta Kencana Jombang sadar betul masih memiliki hambatan yakni terbatasnya jaringan perpipaan dan lokasi industri yang kadang berada di luar wilayah pelayanan membuat Perumdam belum mampu mengakomodir kebutuhan air secara keseluruhan. “Pada saat ini kami masih berupaya terus mengembangkan jaringan-jaringan kami dengan berbagai upaya sehingga nyampai kepada industri yang ada,” tegasnya.
Kinerja Penjualan
Upaya Perumdam Tirta Kencana Jombang dalam melihat peluang pada industri perumahan nampak membawa dampak pada kinerja perusahaan. Kenaikan Pendapatan Penjualan Air Tahun 2022 dibanding tahun 2021 mengalami kenaikan sebesar 8 % pada kelompok pelanggan Rumah tangga dan kelompok pelanggan industri serta tarif kesepakatan. Sedangkan jumlah sambungan baru naik dari 625 tahun 2021 menjadi 1.176 di tahun 2022.
“Kinerja penjualan sebagaimana dilihat ada kenaikan dari sebelumnya. Penambahan pelanggan ini dari tahun kemarin kenaikannya 118 persen. Sedangkan skor pelanggan dari 75 menjadi 80,11. Kemudian kenaikan pendapatan penjualan air tahun ini dibanding tahun kemarin mengalami kenaikan sebesar 8,97 persen pada kelompok rumah tangga,” beber Khairul Hasyim sambil menampilkan tabel kinerja Penjualan.
Berkat upaya dan kerja keras manajemen, Perumdam Tirta Kencana Jombang secara konsisten memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari tahun ke tahun. Tak hanya itu, Perumdam Tirta Kencana Jombang juga ikut serta dalam program penanganan stunting di bidang air bersih. Kemudian pemasangan fasilitas air siap minum Tirta Kencana Siap Minum (TIKASIM) pada beberapa dinas dan kontribusi lainnya.
Sebagai informasi, Perumdam Tirta Kencana Jombang tercatat telah memberikan kontribusi berupa PAD kepada Pemkab Jombang sejak tahun 2017 hingga 2022 dengan nilai rata-rata diatas Rp 200 juta.
Penulis: Abdullah Suntani
