Jakarta, TopBusiness – PT Asmin Bara Bronang atau ABB mempunyai program kepedulian sosial perusahaan atau corporate social responsibility/CSR yang di dalamnya mengadopsi creating shared value (berbagi manfaat bersama) yakni Program Kesehatan Kampung Barigas.
Saat memaparkan materi presentasi bertema ‘Optimalisasi Program Rumah Sehat Untuk Mewujudkan Kampung Barigas Barunang’, Yulius Nico Marhendra, sebagai CSR Dept. Head PT ABB menyatakan bahwa pihaknya memiliki program unggulan yang salah satunya adalah program kesehatan Kampung Barigas.
Program kesehatan Kampung Barigas masuk dalam bidang kesehatan. Dalam hal ini dapat dijelaskan bahwa program kesehatan dilaksanakan secara menyeluruh baik yang bersifat promotif, preventif maupun kuratif guna mendukung SDGs dengan indikator No. 3 yaitu kehidupan sehat dan sejahtera.
Adapun keunggulannya adalah menurunkan jumlah frekuensi masyarakat sakit setiap bulannya, lalu bebas gizi buruk, diikuti dengan turunnya jumlah siswa tidak masuk karena sakit, bebas kematian ibu karena melahirkan. Ada juga turunnya penderita diare dan turunnya sakit kulit atau dermatitis. Termasuk di dalam hal ini adalah terkait dengan jumlah penderita Covid-19. Karena di 2022, perusahaan masih juga menemukan penderita.
“Secara spesifik kita berbicara terkait dengan program kesehatan Kampung Barigas. Jadi ini merupakan kampung mandiri lestari yang terintegrasi dengan berfokus pada tujuan untuk memberikan akses fasilitas dan pelayanan kesehatan,” kata Nico, di hadapan Dewan Juri TOP CSR Awards 2023, yang berlangsung dalam aplikasi rapat zoom, di Jakarta, Rabu (12/04/2023).
Program dibangun dalam landasan tripple buttom line yang terdiri dari beberapa sisi. Sisi pertama, ekonomi. Ekonomi bertujuan untuk memberikan alternatif fasilitas dan pelayanan kesehatan. Sisi kedua, yakni lingkungan yang bertujuan mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap alam dan pengobatan tradisional dukun kampung. Sisi ketiga, sosial bertujuan menjaga kualitas kesehatan dan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan. “Jadi dari situ kita melakukan analisis csv-creating shared value-nya,” kata Nico.
Guna mewujudkan atas program kesehatan Kampung Barigas, maka peran PT ABB menjadi hal yang utama. Perusahaan mempunyai tanggung-jawab moral dan sosial untuk memberikan program kesehatan yang sifatnya intervensionis demi mewujudkan masyarakat yang sehat.
Untuk mewujudkan program kesehatan Kampung Barigas, maka ABB melibatkan pemangku kepentingan yang ada di wilayah operasionalnya. Seperti, Pemerintah Desa Barunang, masyarakat Desa Barunang, Puskesmas Kecamatan Kapuas Tengah, kader posyandu Desa Barunang, karang taruna Desa Barunang, sekolah di area Desa Barunang.
Ada manfaat bagi ABB sendiri, dan pemangku kepentingan, misalnya masyarakat, lingkungan, konsumen, pemasok, mitra, pemerintah, LSM, dan lain-lain. Manfaat secara ekonomi, ada fasilitas kesehatan yang terjangkau dan aksesable.
Secara lingkungan, penurunan aktivitas masyarakat terkait masalah kesehatan dengan mendatangi dukun kampung (pengobatan tradisional)
Secara sosial, ada sikap tanggap dan siaga serta munculnya awareness terkait kesehatan dan menomorsatukan pengobatan medis, sebab analisis hasilnya lebih dapat dipertanggung-jawabkan ketimbang pengobatan tradisional.
Sementara itu, masyarakat menjadi agen dari pola hidup sehat dengan metode getok tular atau mempengaruhi satu dengan lainnya untuk menerapkan pola hidup sehat.
Selain, menjadi kepanjangan tangan dari program puskesmas di desa terpelosok untuk isu kesehatan.
Selanjutnya, penetrasi ke sekolah-sekolah dalam penerapan perilaku hidup bersih dan sehat atau PHBS dan menjadikan salah satu butir poin pembelajaran.
Tak terkecuali, karang-taruna menjadi subjek yang dijangkau terutama dengan kampanye kesehatan reproduksi untuk remaja dan dewasa. Mendorong terciptanya awareness dari segmen karang taruna.
