TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Kuartal I-2023, Unilever Catatkan Laba Bersih Rp1,4 Triliun

Busthomi
25 April 2023 | 11:29
rubrik: Capital Market
Penjualan Aset Picu Laba Unilever Naik 30,1%

Foto: istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT Unilever Indonesia, Tbk. (IDX: UNVR) telah mengumumkan kinerja keuangannya (tidak diaudit) untuk kuartal I-2023. Perseroan melaporkan penjualan bersih sebesar Rp10,6 triliun dan berhasil meningkatkan pangsa pasarnya dalam tiga bulan terakhir. Hal ini lantaran sebagian besar kategori produknya secara efektif meraih share yang lebih baik di tengah ketatnya persaingan.

Dengan kondisi tersebut, Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp1,4 triliun dan mencatatkan peningkatan gross margin dibandingkan tahun lalu.

Menurut Ira Noviarti, Presiden Direktur PT Unilever Indonesia, catatan penting kinerja kuartal I-2023 mencakup fundamental yang lebih kuat di jalur General Trade (GT) dan Modern Trade (MT); core brands yang menawarkan manfaat yang lebih unggul; portofolio yang solid di semua segmen; dan peningkatan daya saing di MT.

“Meskipun prospek makro menunjukkan tanda-tanda yang menggembirakan, kami melihat bahwa pertumbuhan pasar melambat pada kuartal pertama 2023 dibandingkan dengan kuartal ketiga dan keempat tahun 2022 lalu. Namun begitu, hal yang menjadi kunci adalah memastikan bahwa kami bergerak ke arah yang tepat,” ungkapnya, dikutip Selasa (25/4/2023).

Kata dia, pangsa pasar perseroan yang meningkat tersebut merupakan indikator yang menjanjikan, bahwa kelima prioritas strategis Perusahaan adalah langkah yang tepat untuk mendorong daya saing dan mengamankan pertumbuhan jangka panjang.

“Profitabilitas kami pada kuartal pertama tahun ini juga meningkat dibandingkan kuartal tiga dan empat tahun lalu,” tuturnya.

Perseroan terus konsisten menjalankan lima prioritas strategis untuk mendorong pertumbuhan, yaitu: pertama, memperkuat dan unlock potensi penuh dari brand-brand utama; kedua, memperluas dan memperkaya portfolio ke premium dan value segment.

Lalu ketiga, memperkuat kepemimpinan di channel utama (General Trade dan Modern Trade) dan channel masa depan (e-Commerce); keempat, penerapan E-Everything di semua lini bisnis; dan kelima, tetap menjadi yang terdepan dalam pembangunan bisnis yang berkelanjutan.

BACA JUGA:   Selama Pandemi, Laba Bersih Saratoga Naik 20 Persen Jadi Rp8,82 T

“Perseroan berhasil meningkatkan pangsa pasar dalam hal value dan volume, didorong oleh 11 kategori yang share-nya menguat seperti skin cleansing (perawatan kulit), kecap, oral care (perawatan gigi dan mulut), sup stock (kaldu) dan fabric solutions (pelembut pakaian,” jelasnya.

Untuk memperkuat dan membuka potensi penuh dari brand-brand intinya, Perseroran terus fokus menjalankan program pengembangan pasar yang berani dan melahirkan inovasi yang berdampak. Produk-produk inti menawarkan manfaat yang unggul, serta didukung oleh komunikasi yang lebih kuat dan lebih baik melalui investasi media yang terus meningkat.

Perusahaan juga, lanjut Ira, mengoptimalkan momentum hari raya dalam mendorong lebih banyak pengguna dan frekuensi penggunaan.

Perseroan terus memperkuat portofolio, baik di segmen premium maupun value. Di segmen premium, Perseroan didukung dengan berbagai inovasi seperti Vaseline Gluta-Hya; Pond’s Sun Serum; Lifebuoy Natural, dan Pepsodent Herbal. Di segmen value, Perseroan telah menyelesaikan transformasi portofolionya dengan meluncurkan Lifebuoy Dishwash dan Glow&Lovely Body Wash.

Sementara itu, upaya memperkuat fundamental bisnis melalui eksekusi yang lebih baik telah menunjukkan perkembangan yang positif. Dalam Distributive Trade (DT), Perseroan mendorong jumlah toko yang lebih banyak, kualitas toko yang lebih baik, dan serta distributor yang lebih besar dan lebih baik dengan inventaris yang lebih sehat. Selain itu, di MT, Perseroan terus meningkatkan pangsa pasarnya baik secara volume maupun value.

Lebih lanjut, Ira menambahkan, “Kuartal ini, kami telah menyelesaikan pengurangan stok perdagangan dengan pelanggan DT dan MT sebagai bagian dari keseluruhan transformasi saluran yang kami mulai pada semester dua tahun lalu agar bisnis kami tetap mampu bersaing di masa depan.”

“Oleh karena itu, kami berharap dapat melihat dampak positif jangka panjang baik dalam hal biaya maupun kecepatan dalam membawa inovasi kami ke tangan konsumen,” terangnya.

BACA JUGA:   Bank Syariah Indonesia Siap Geber Pembiayaan Otomotif

Ira menyatakan keyakinan atas kemampuan Perseroan untuk mempertahankan pertumbuhan yang kompetitif di kuartal-kuartal mendatang.

“Kami sangat optimis menghadapi sisa tahun 2023 dan seterusnya. Tantangan pasti akan ada, tetapi kami siap dengan visi dan strategi yang jelas untuk mendorong pertumbuhan yang kompetitif, menguntungkan, konsisten, dan bertanggung jawab. Kami fokus untuk memastikan eksekusi terbaik dari strategi yang telah ditetapkan, sambil terus berinvestasi pada karyawan, produk, brand, dan teknologi kami untuk tetap menjadi yang terdepan,” tutupnya.

Tags: kinerja keuanganlaba bersihPT Unilever Indonesia Tbksektor konsumer
Previous Post

Kementerian PUPR dan BUJT Kembali Berikan Diskon Tarif 12 Ruas Tol

Next Post

Kementerian PUPR Tingkatkan Fasilitas di Kawasan Labuan Bajo – Tana Mori

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR