TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Penanganan Stunting Jadi Program CSR Unggulan Berdikari

Editor
2 May 2023 | 07:00
rubrik: CSR, Event
Penanganan Stunting Jadi Program CSR Unggulan Berdikari

FOTO: TopBusiness

Jakarta, TopBusiness – Sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar, PT Berdikari (Persero) telah memiliki program sosial atau corporate social responsibility (CSR) yang dilaksanakan secara rutin, termasuk  yang bersifat donasi atau sumbangan. Salah satu program CSR yang jadi unggulan yakni bantuan pangan protein bagi upaya pengentasan masyarakat penderita gizi buruk/stunting.

Secara umum, aktivitas sosial atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Berdikari sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN), difokuskan pada bidang lingkungan, ekonomi (pengembangan UMKM), dan program-program sosial seperti bidang kesehatan, pendidikan, keagamaan, dan lainnya. Termasuk aksi sosial yang bisa memberikan manfaat bersama atau dikenal dengan Creating Share Value (CSV).

Implementasi program sosial atau TJSL ini dilakukan dengan mengacu pada Peraturan Menteri (Permen) BUMN No.PER-01/MBU/03/2023 tanggal 3 Maret  2023 Tentang Penugasan khusus dan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Badan Usaha Milik Negara. Program TJSL dilakukan  sebagai bentuk komitmen dan tanggun jawab perusahaan atas dampak dari aktivitas usahanya melalui aksi sosial untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Dalam hal ini, perusahaan  menerapkan konsep “Planet, People & Profit” (3P) sejalan dengan konsep Triple Bottom Line, yakni konsep bisnis berkelanjutan yang mengukur nilai keberhasilan perusahaan dengan menggunakan tiga kriteria, yaitu People (Sosial), Planet (Lingkungan), dan Profit (Ekonomi).

“PT Berdikari sebagai BUMN peternakan yang tergabung dalam BUMN Holding Pangan ID Food, selama ini telah mengimplementasikan program TJSL atau program CSR secara rutin, termasuk yang bersifat donasi atau sumbangan. Kegiatan ini dilakukan dalam berbagai kesempatan, yang lebih di khususkan kepada masyarakat sekitar area operasional. Salah satu program CSR yang saat ini jadi unggulan yakni bantuan pangan berprotein  bagi masyarakat untuk menekan angka penderita gizi buruk/stunting bagi masyarakat di Tanah Air,” ungkap Head of CSR PT Berdikari Dadan Hamdani, saat presentasi dan wawancara penjurian TOP CSR Awards 2023 yang dilakukan beberapa waktu lalu, secara virtual yang diselenggarakan oleh Majalah TopBusiness.

BACA JUGA:   Manulife Indonesia Resmikan Sarana Air Bersih dan Sanitasi di Bogor

Aksi sosial kepedulian terhadap upaya pengentasan masyarakat penderita gizi buruk/stunting ini antara lain dilakukan dengan memberikan bantuan makanan protein hewani. Pada tahun 2021 sampai dengana tahun 2022, PT Berdikari telah melaksanakan penyaluran program bantuan pangan sejumlah : 1.731,22 kg karkas ayam, 101.000 butir telur, 750 kaleng kornet, serta 350 paket prroduk ready to eat.

Adapun beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan dalam rangka membantu penanganan stunting, di antaranya:

  1. Bantuan pangan protein (telur) di hari telur, kegiatan ini kolaborasi dengan Badan Pangan Nasional dan Koperasi Peternak Unggas, yang dilaksanakan di beberapa tempat yaitu Kendal, Blitar, Kab Lebak.
  2.  Bantuan Pangan Protein (ayam karkas) yang dilaksanakan di RW 08 Kelurahan Petojo Utara Kec Gambir Jakarta Pusat. Pada April 2023 lalu, PT Berdikari bersama MNC Peduli memberikan bantuan makanan bergizi berupa vitamin, mie instan, dan karkas ayam kepada warga nelayan yang berada di pesisir di Kampung Hurip Jaya, Desa Sembilangan, Kecamatan Babelan, yang juga dilakukan untuk mencegah kasus stunting. “Kegiatan ini kolaborasi dengan MNC Peduli dan mendapatkan kesempatan publikasi yang lebih luas melalui TV dan kanal portal MNC Group,” ujarnya kepada Tim Dewan Juri.
  3. Bantuan penyediaan protein dalam program Penurunan ‘Stunting & Pengentasan Daerah Rentan Rawan Pangan’ antara Badan Pangan Nasional, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional, serta Holding Pangan ID Food.

Dalam setiap kesempatan tersebut, juga dilakukan edukasi ke masyarakat akan pentingnya hidup sehat dengan memakan makanan yang banyak mengandung protein, dan kebiasaan hidup sehat sesuai protokol kesehatan. “Salah satu tujuan dari program ini, perusahaan inginberkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan dan mendukung program strategis pemerintah dalam pencegahan stunting dan penyediaan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Hal ini juga sebagai implementasi Peraturan Menteri BUMN terkait TJSL dalam upaya mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) melalui program CSR/TJSL yang terintegrasi dalam strategi bisnis, serta mengikuti kesepakatan dunia seperti ISO 26000 tentang Tanggung-Jawab Sosial peusahaan,” ungkap Dadan.

BACA JUGA:   Ini 3 Fokus CSR Brantas Abipraya

Tercatat kasus gizi buruk atau stunting pada anak balita di Tanah Air tahun lalu masih mencapai 24,4%. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO), stunting adalah gangguan perkembangan pada anak yang disebabkan gizi buruk, terserang infeksi yang berulang, maupun stimulasi psikososial yang tidak memadai. 

Seorang anak didefinisikan sebagai stunting jika tinggi badan menurut usianya lebih dari dua standar deviasi, di bawah ketetapan Standar Pertumbuhan Anak WHO. Adapun stunting menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) ada dua, yakni faktor lingkungan dan genetik. Faktor lingkungan yang berperan dalam menyebabkan perawakan pendek antara lain status gizi ibu, pola pemberian makan kepada anak, kebersihan lingkungan, dan angka kejadian infeksi pada anak. Selain disebabkan oleh lingkungan, stunting dapat disebabkan oleh faktor genetik dan hormonal. Namun sebagian besar stunting disebabkan oleh kekurangan gizi.

Selain bidang kesehatan, PT Berdikari juga banyak melakukan aksi sosial lain, seperti bidang pendidikan,sosial keagamaan, pemberdayaan UMKM, dan lainnya. Di bidang pendidikan dilakukan program beasiswa untuk alumni siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Peternakan yang berprestasi, melalui program Berdikari Internship Career Program (BICP) di farm-farm Berdikari. Kegiatan ini diprioritaskan bagi alumni SMK dengan jurusan keahlian peternakan, khususnya peternakan ayam. “Penerima beasiswa tersebut apabila setelah lulus, juga bisa direkrut menjadi karyawan Berdikari, sehingga memudahkan perusahaan untuk rekuitmen, di mana hal ini juga sejalan dengan konsep CSV,” terangnya.

Penulis: Ahmad Churry

Tags: PT berdikariTOP CSR Awards 2023
Previous Post

IHSG Berpotensi Rebound

Next Post

RI-Korea Utamakan Mata Uang Lokal dalam Transaksi

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR