Jakarta, TopBusiness—Paiton Energy, dalam inisiatif program CSR tahun 2023, punya poin penekanan. Itu adalah menyinergikan strategi mitigasi perubahan iklim dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Hal tersebut dijelaskan oleh Manajer CSR Paiton Energy, Rochman Hidayat, dalam presentasi melalui jaringan internet, ke Dewan Juri Top CSR Awards 2023, belum lama ini.
Rochman merinci hal tersebut. Ia antara lain menjelaskan bahwa dalam menangani perubahan iklim, program CSR Paiton Energy menggelar program konservasi, pengurangan emisi, dan lain-lain.
Sementara itu, dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat, CSR oleh Paiton Energy punya program pemberdayaan UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah). Contoh lainnya adalah program mengubah limbah menjadi energi dalam bidang pertanian.
Dalam sesi presentasi yang sama, M. Lubab dari tim CSR Paiton Energy, menjelaskan contoh program CSR untuk menurunkan emisi gas rumah kaca. Hal itu dalam kerangka peningkatan blue carbon sebagai mitigasi adaptasi perubahan iklim.
“Dalam hal tersebut, CSR Paiton Energy punya program Kampung Blekok,” papar Lubab.
Itu merupakan kawasan ekowisata yang berwawasan lingkungan dengan mengutamakan aspek konservasi alam. Di situ pun ada aspek pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal, yang mengedepankan pendidikan dan pembelajaran.
Sementara, Rate Krisitiningrum dari tim CSR Paiton Energy, menjelaskan bahwa program Kampung Blekok tersebut berdampak positif ke perekonomian masyarakat. Dari Kampung Blekok, ada pendapatan dari penjualan tiket masuk, bertambahnya gerai art shop yang dikelola masyarakat, dan lain-lain.
Rochman Hidayat menjelaskan bahwa pihaknya pun punya program manajemen lingkungan dalam meminimalisasi dampak operasional perusahaan.
Ia kemudian memaparkan sejumlah hal tentang sistem tata kelola CSR di Paiton Energy. Antara lain, dijelaskannya keberadaan alur ini: komitmen pimpinan (kebijakan, struktur organisasi, anggaran), penilaian, perencanaan, pelaksanaan, pengukuran, dan komunikasi.
