Jakarta-Thebusinessnews. Pasar Otomotif mengalami penurunan penjualan, hal itu berdampak pada kinerja penjualan emiten produsen mur dan baut.
Seperti disampaikan Direktur PT Garuda Metalindo Tbk(BOLT), Ervin Wijaya.”Dinamika kinerja penjualan industri otomotif turun pada kuartal I 2016 ini, hal itu juga berpengaruh pada penjualan kami.” Ujar dia di Jakarta,Kamis(12/5/2016).
Ia merinci penjualan kendaraan roda dua turun 10,3% dan kendaraan roda empat turun 5,3% dibandingkan kuartal I 2015. ” Kami tetap percaya pernjualan kami tahun 2016 akan sama dengan penjualan tahun 2015 sebesar Rp 856 miliar,” papar dia.
Untuk mengurangi dampak fenomena itu, persero kini melirik pasar luar negeri.Pasalnya penjualan otomotif lokal sebesar 1 juta hanya 1%-3% dari total penjualan otomotif dunia yang sebesar 95 juta.” Kami lihat potensi luar negeri sangat besar,”kata dia.
Ia menyebut porsi ekspor hanya 5% dari total penjualan 2015, sehingga akan digenjot ke angka 35% dalam 3-5 tahun kedepan. Sedangkan caranya dengan sering melakukan pendekatan dengan produsen otomotif di Jepang, Eropa dan Amerika Serikat.” Kami telah dekat merek merek ternama baik Jepang,Eropa dan USA,” ujar dia.
Ervin beralasan, produsen otomotif diatas sedang mencari sumber produksi mur dan baut yang lebih murah dibanding negara mereka.” Harga jual produk mereka sudah mahal sehingga perlu source dari Asia yang lebih murah.” Kata dia.(az)