TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Gajah Tunggal Perbesar Porsi Ekspor Ke Amerika Serikat

Nurdian Akhmad
13 May 2016 | 19:59
rubrik: Business Info

Jakarta-Thebusinessnews.  PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) tahun ini akan  meningkatkan  porsi ekspor. Salah satu nengara yang menjadi bidikan umanya adalah Amerika Serikat (AS).

Presiden Direktur Gajah Tunggal Christopher Chan mengatakan, potensi pasar penjualan ban di AS cukup besar tahun ini. Pasalnya pemerintah AS telah menerapkan kebijakan anti-dumping untuk produk-produk dari China.

“Karena disana (AS) mereka ada kebijakan tarif untuk menyaingi China. Jadi itu merupakan kesempatan buat kami untuk mengembangkan market di AS,” tuturnya di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (13/5/2016).

Chan menjelaskan, tahun ini perseroan juga berniat akan meningkatkan volumee produksi hingga 10-15 persen. Sebagian besar dari total produksi akan disalurkan untuk ekspor.

“Tahun lalu ekspornya 43 persen dari total omset. Tapi kita lihat dengan prospek yang ada di tahun ini mungkin bisa meningkat menjadi 50 persen. Itu outlook kami, karena menurut saya prospek ekspor jauh lebih besar, khususnya di AS,” imbuhnya.

Lebih jauh dia menerangkan, sejak lama pihanya memang sudah fokus ekspor ke AS. Tercatat dari total ekspor yang dilakukan Gajah Tunggal, sekira 70 persennya dikirim ke AS.

“Ini akan terus tumbuh lagi, karena kami akan mengambil kesempatan dengan adanya kebijakan tersebut,” tukasnya.

Sementara untuk pertumbuhan pendapatan secara topline, Chan menargetkan bisa tumbuh 10-15 persen tahun ini. Sementara untuk bottom line menurutnya sangat tergantung terhadap volatilitas pergerakan nilai tukar Rupiah.

“Jadi potensial loss tergantung dari volatilitas Rupiah. Jadi saya asumsikan mungkin jika tidak ada volatilitas dari Rupiah seharusnya sangat positif untuk bottom line. Mungkin lebih baik dari single digit growth,” pungkasnya.(az)

BACA JUGA:   Kementerian PUPR Dukung Pemanfaatan Kawasan Batu Cermin
Previous Post

Kini Berbelanja di Body Shop Dapat Gunakan Mandiri E-Money

Next Post

Separuh Kapitalisasi Pasar IHSG di Sumbang Sepuluh Emiten

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR