Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan hari ini, IHSG berpotensi menguat.
Penelitian Harian Samuel, Rabu 14 Juni 2023 dari Samuel Research Team yang dipublikasikan PT Samuel Sekuritas Indonesia melalui website samuel.co.id, menyatakan IHSG Berpotensi Bergerak Menguat.
Pada perdagangan Selasa (13/6) bursa AS ditutup menguat. Dow Jones naik 0,43%, S&P 500 0,69% dan Nasdaq 0,83%. Penguatan pasar terjadi karena data inflasi Mei meningkat 4% YoY yang menambah optimisme investor bahwa The Fed dapat mempertahankan suku bunga di Rabu ini, setelah kenaikan pada 10 pertemuan berturut-turut.
Pasar komoditas terpantau bergerak bervariasi. Minyak naik 2,61% ke level USD 69,16/ bbl, emas turun 0,76% ke level USD 1.957,9 /toz, nikel naik 5,24% ke level USD 22.047,50, batubara turun 1,96% ke level USD 137,25/ ton dan CPO naik 2,21% ke level MYR 3.422.
Pada perdagangan (13/6) bursa Asia ditutup menguat. Nikkei naik 1,80%, Hang Seng 0,60% dan Shanghai 0,15%.
IHSG ditutup turun 0,05% ke level 6.719,01 dengan investor asing mencatatkan keseluruhan net sell sebesar Rp 115 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net sell sebesar Rp 43,4 miliar, dan pada negosiasi pasar tercatat net sell asing sebesar Rp 71,6 miliar. Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh BMRI (Rp 152,9 miliar), GOTO (Rp 88,1 miliar), dan PTBA (Rp 60,5 miliar). Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh BBRI (Rp 278,5 miliar), ASII (Rp 79,5 miliar), dan BBCA (Rp 52,3 miliar). Top leading movers menghasilkan BBRI, BYAN, EMTK, sementara top lagging movers menghasilkan GOTO, BBNI, TLKM.
“Pagi ini pasar regional dibuka menguat. Kospi +0,26%, dan Nikkei 0,94% sehingga kami perkirakan hari ini IHSG akan bergerak menguat seiring dengan sentimen global dan regional,” demikian tertulis.
