Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan hari ini, IHSG berpotensi melanjutkan kenaikan.
Penelitian Harian Samuel, Jumat 16 Juni 2023 dari Samuel Research Team yang dipublikasikan PT Samuel Sekuritas Indonesia melalui website samuel.co.id, menyatakan IHSG Berpotensi Melanjutkan Kenaikan.
Bursa AS kemarin ditutup menguat. Dow Jones +1,26%, diikuti S&P 500 1,22% dan Nasdaq 1,15%. Pasar AS bergerak menguat seiring dengan optimisme investor terhadap kebijakan The Fed bahwa kenaikan suku bunga sudah mendekati masa agresif.
Pasar komoditas terpantau bergerak menguat. Minyak naik 2,77% ke level USD 70,5/bbl, batubara 2,99% ke level USD 136/ton, nikel 1,29% ke level USD 22.976 dan CPO menguat 1,94% di level MYR 3.506. Sedangkan harga emas terpantau naik 0,67% ke level USD 1.970/toz.
Bursa Asia kemarin (15/6) ditutup cenderung menguat. Nikkei turun 0,05%, sementara Hang Seng menguat 2,17%, dan Shanghai 0,74%.
IHSG ditutup menguat 0,21% ke level 6.713,8 dengan investor asing mencatatkan keseluruhan net sell sebesar Rp 262,9 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net sell Rp 234.9 miliar, dan pada negosiasi pasar tercatat net sell asing Rp 28 miliar. Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh BBCA (Rp 221,6 miliar), TLKM (Rp 43,7 miliar), dan PTBA (Rp 31,5 miliar). Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh ICBP (Rp 85,5 miliar), BBNI (Rp 41,4 miliar), dan BUKA (Rp 25,4 miliar). Penggerak terkemuka teratas menerbitkan BMRI, BYAN, TLKM, sementara penggerak tertinggal teratas menerbitkan BBRI, AMRT, BBCA.
Pagi ini Nikkei dibuka melemah 0,15% dan KOSPI dibuka menguat 0,57%. “Kami perkirakan IHSG hari ini akan bergerak menguat, seiring dengan sentimen global dan regional,” demikian tertulis.
