Jakarta, TopBusiness – Pada sesi penutupan perdagangan Selasa (20/06/2023), indeks harga saham gabungan atau IHSG di lantai PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat penurunan poin, seiring dengan investor mencerna perkembangan ekonomi China.
Indeks komposit Jakarta tergerus sebanyak 25,6 poin atau 0,38 persen ke posisi 6.660,455. Sebanyak 45 jenis saham terlikuid dalam bentuk indeks LQ-45 juga minus 1,21 poin (0,13 persen) ke posisi 948,812.
Pelaku pasar modal domestik masih terus melanjutkan pelepasan saham-saham, meski harga sudah relatif rendah.
Pelaku pasar mencermati dengan kondisi ekonomi China. Pasalnya, likuiditas belum menyentuh sektor ekonomi. Negara Tirai Bambu ini telah memangkas juga LPR sebesar 10 basis poin, tapi belum menampakan hasil.
