Jakarta, TopBusiness—PCCW Limited dan Canal+ mengumumkan pembentukan kemitraan strategis untuk mempercepat pertumbuhan Viu: layanan video OTT pan-regional terkemuka yang hadir di seluruh Asia, Timur Tengah, dan Afrika Selatan.
Dalam penjelasan tertulis yang diterima pagi ini oleh Majalah TopBusiness, dijelaskan bahwa Canal+ akan menjadi pemegang saham minoritas yang signifikan di Viu. “Hal itu melalui investasi sebesar USD300 juta yang mencakup investasi awal sebesar USD200 juta. Sehingga Canal+ memegang 26,1% saham di Viu,” kata Susanna Hui, PCCW Acting Group Managing Director dan Group Chief FinancialOfficer .
Selain USD300 juta, investasi lebih lanjut, Canal+ juga memiliki opsi dapat meningkatkan kepemilikan di Viu menjadi 51%.
Kemitraan dengan Canal+ sebagai investor strategis merupakan pengakuan atas posisi terdepan Viu di pasar streaming video yang mencakup Asia, Timur Tengah, dan Afrika Selatan serta peluang pertumbuhan yang signifikan di masa depan.
“Dengan lebih dari 66 juta pengguna aktif bulanan dan 12 juta pelanggan berbayar per Desember 2022, Viu secara konsisten meraih predikat sebagai platform streaming video teratas dalam kategori MAU. Dan yang kedua dalam kategori pelanggan dan menit streaming di antara pemain global dan regional di Asia Tenggara,” kata Susanna.
Maxime Saada, Canal+ Group CEO, mengatakan, “Saya sangat senang dapat mengumumkan kemitraan ini dengan PCCW. Kami telah memiliki posisi pasar terdepan di Eropa dan Afrika. Kami kini menantikan untuk mengembangkan Asia sebagai mesin pertumbuhan tambahan bagi grup.”
