TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Dibayangi Risiko Global, Kinerja APBN 2023 Masih Positif

Nurdian Akhmad
27 June 2023 | 11:54
rubrik: Ekonomi
Tarif Impor 1.147 Produk Dinaikkan Hingga 10 Persen

aktivitas ekspor dan impor barang di pelabuhan/foto: istimewa

Jakarta, TopBusiness – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati  menegaskan bahwa kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN 2023 sampai Mei 2023 masih dalam tren positif, meskipun dibayangi risiko global yang cukup tinggi.

Meski demikian, pemerintah akan terus melakukan antisipasi dampak rambatan kondisi ekonomi global terhadap perekonomian Indonesia.

“Dalam pelaksanaan sampai bulan kelima, APBN menunjukan suatu kinerja yang positif, meskipun lingkungan global masih sangat berat dan beresiko sebab volatilitas masih tinggi, geopolitik masih bergejolak, dan harga komoditas mengalami koreksi. Pelemahan global masih akan kita antisipasi ke depan,” ucap Sri Mulyani Indrawat yang dikutip, Selasa (27/6/2023).

Hingga 31 Mei 2023, APBN mengalami surplus sebesar Rp 204,3 triliun atau 0,97% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Pendapatan negara mencapai Rp 1.209,3 triliun yang terbagi dalam penerimaan pajak sebesar Rp 948,7 triliun dan penerimaan bukan pajak sebesar Rp 260,5 triliun.

Belanja negara sebesar Rp 1.005 triliun yang terbagi dalam belanja pemerintah pusat Rp 714,6 triliun dan transfer ke daerah sebesar Rp 290,3 triliun. Keseimbangan primer mencapai Rp 390,5 triliun pada Mei 2023.

Menkeu mengatakan geliat perekonomian domestik terjaga baik, seiring inflasi yang terus menurun dan daya beli masyarakat terjaga kuat. Kinerja belanja negara meningkat, tetapi tren penurunan pertumbuhan pendapatan negara perlu terus dicermati.

“Ini yang memberikan dukungan terhadap image Indonesia yang dianggap sebagai bagian dari sedikit negara di dunia yang ekonominya tumbuh positif, APBN mengalami penguatan, dan stabilitas cukup robust. Ini suatu kinerja dan reputasi yang harus kita jaga terus,” kata dia.

Realisasi penerimaan pajak mencapai Rp 830,29 triliun per 31 Mei 2023. Angka ini tumbuh 17,7 % dari realisasi pajak tahun sebelumnya dan sudah mencapai 48,3% dari target penerimaan pajak tahun 2023 yang sebesar Rp 1.718 triliun.

BACA JUGA:   Dorong Kerja Sama Ekonomi Strategis Indonesia-UK, Airlangga Teken Economic Growth Partnership

“Penerimaan negara masih tumbuh positif, dari sisi pajak realisasinya mencapai Rp 830,29 triliun, ini artinya 48,3% dari target pajak tahun ini sudah dikumpulkan sampai akhir Mei 2023,” ujar Menkeu.

Tags: APBN 2023Kinerja APBN 2023Menkeu Sri Mulyani Indrawati
Previous Post

Beli Solar Subsidi Se-RI Sudah Pakai QR Code

Next Post

Bebas Biaya Transfer Blu by BCA via Metode BI-FAST

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR