Jakarta, TopBusiness—Asuransi Sinar Mas telah menjalankan sejumlah strategi integrasi GRC. Satu di antara itu melalui sebuah aplikasi bernama RCSA.
“Aplikasi RSCA ini dikaitkan dengan KPI (key performance indicator) setiap karyawan,” kata Direktur Asuransi Sinar Mas, Dumasi M.M. Samosir, dalam tanya-jawab dengan Dewan Juri Top GRC Awards 2023, yang digelar Majalah TopBusiness dan sejumlah lembaga (4/7/2023).
Dumasi menjelaskan bahwa, dalam aplikasi RSCA, ada identifikasi risiko hingga tahap penetapan pengendalian.
Aplikasi lainnya yang berperan serupa adalah CPSA (Compliance Self-Assessment). Aplikasi tersebut, Dumasi menjelaskan, berperan membantu para user untuk mengidentifikasi kepatuhan terhadap regulasi dan self regulating, yang terkait langsung dengan aktivitas bisnis atau pun operasional masing-masing.
“Termasuk di situ, adalah melakukan penilaian kepatuhan mandiri,” Dumasi menambahkan.
Pada kesempatan tersebut, Dumasi juga menjelaskan bahwa Asuransi Sinar Mas sudah merancang aplikasi GRC Dashboard. Aplikasi tersebut nantinya memungkinkan pelaporan, penilaian, dan monitor terhadap seluruh komponen GRC. Hal itu berbasiskan pendekatan OCEG ver 3.5, GRC Forum, ISO, dan OJK (Otoritas Jasa Keuangan).
Rio Ekasaputra dari Asuransi Sinar Mas, menjelaskan bahwa pada saat ini aplikasi GRC Dashboard masih dalam tahapan pra-live.
“Kami masih melakukan beberapa hal lagi, sebelum aplikasi ini live. Tempo hari, ada pembaruan di aplikasi tersebut untuk penyelarasan dengan regulasi baru dari OJK,” Rio menjelaskan.
Dalam kesempatan yang sama, Karina dari Asuransi Sinar Mas, memaparkan sejumlah hal tentang GRC di perusahaan tersebut. Antara lain, dijelaskannya bahwa sistem dan kebijakan manajemen risiko di Asuransi Sinar Mas selalu dimulai dari direksi dan komisaris. Lantas, diturunkan berjenjang ke lini-lini lain di Asuransi Sinar Mas.
“Kontrol pun terus dilakukan,” ia menambahkan.
