Jakarta, TopBusiness – PT BNI Sekuritas (BNI Sekuritas), anak perusahaan dari PT Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk. (BNI), mengumumkan perannya sebagai salah satu Joint Lead Underwriters (JLU) dalam membantu kesuksesan Initial Public Offering (IPO) PT Amman Mineral International Tbk (AMMN).
BNI Sekuritas memberikan layanan lengkap, solusi dan pendampingan meliputi penilaian valuasi, analisis pasar, serta strategi penawaran saham bagi setiap Nasabah korporasinya.
Nieko Kusuma, Direktur Investment Banking BNI Sekuritas mengatakan, di Jakarta, Kamis (13/7/2-2023), “Kami sangat bangga menjadi salah satu JLU Amman Mineral dan menjadi bagian dari suksesnya IPO ini.”
Sebagai JLU, BNI Sekuritas turut berperan mempertimbangkan seluruh aspek termasuk feedback dari calon investor dan kondisi pasar Indonesia dalam penentuan valuasi dan harga saham, sehingga proses Penawaran Umum Saham Amman Mineral dapat optimal dan menjadi salah satu saham Blue Chip pilihan investor Bursa Efek Indonesia.
AMMN berhasil memperoleh dana sebesar Rp10,73 triliun melalui IPO dengan melepas 8,80% saham kepada publik.
Setelah IPO, jumlah saham biasa yang ditempatkan dan disetor penuh menjadi 6.328.208.800 saham dengan harga penawaran Rp1.695 per saham.
Selama penawaran umum perdana yang berlangsung pada 3-5 Juli 2023, animo permintaan terhadap IPO AMMN cukup besar (oversubscribed) sebanyak 13,6 kali dari 27.000 orang, sehingga pooling size meningkat dari 2,5% menjadi 7,5% dari total saham yang ditawarkan dalam IPO.
