Jakarta-Thebusinessnews. PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) pada tahun ini berencana akan menyalurkan pendanan ke sektor infrastruktur senilai Rp 4 triliun dengan nilai proyek sebesar Rp 30 triliun.
Sementara sumber dana IIF akan didominasi dari pengalangan dana melalui penerbitan surat utang.”Kami sedang mempersiapkan penerbitan obligasi senilai Rp 2 triliun,” ujar Presiden Direktur IIF, Arisudono Soerono di Jakarta,Selasa(24/5/2016).
Ia melanjutkan, telah menunjuk empat penjamin efek yakni PT Mandiri Sekuritas, PT Danareksa dan PT Indopremier Sekuritas. PT DBS sekuritas. “Dalam waktu dekat ini akan publik eksposnya.” Ujar dia.
Sedangkan sumber pembiayaanlainnya berasal dari PT Bank Mandiri Tbk sebesar Rp 1 triliun dan pinjaman bank luar negeri USD 150 juta.” Yang pinjaman dari luar negeri telah kami tanda tangani awal tahun lalu.” Terang dia.(az)