Jakarta-Thebusinessnews. PT BRI Tbk ( BBRI ) mengaku tenngah menyiapkan produk investasi yang dapat menampung dana repatriasi pengampungan pajak. Sementara besaran dana yang dapat mampu di serap BRI mencapai Rp 250 Triliun
Menurut Direktur Keuangan BBRI, Haru Kusumahargo bahwa perkiraan penyerapan itu dasarkan kebutuhan pendanaan untuk menopang ekspansi kredit selama tiga tahun mendatang. “ Kami merencanakan pertumbuhan kredit saban tahunnya sebesar 15 persen dengan kredit Rp 550 Triliun dikalikan 15 persen dan kali tiga tahun dapatnya Rp 250 triliun, “ ujar dia di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Rabu ( 25/5/2016).
Sementara produknya akan disiapkan terlebih dahulu, sebab dana hasil repatriasi itu akan di tahan selama tiga tahun di setiap produk investasi.Dan setiap. Penempatan dana hasil repatriasi akan di laporkan kepada pemerintah. “ Sekarang produk kami tidak ada yang tiga tahun ( di lock ), “ ujar dia.
Ia melanjutkan produk yang dimaksud bisa berbentuk tabungan valuta asing, Term Deposit dan produk obligasi .“ Untuk itu kami minta regulator ( Otoritas Jasa Keuanga ) untuk memberi ijin produk produk untuk repatrisasi. “ ujar dia
Selanjutnya ia mengatakan produk investasi di Indonesia masih menarik para pemiliik dana tersebut,sebab bunga deposito di luar negeri dibawah nol persen . Sementara bagi BRI akan meningkatkan likuiditas. “ Sekarang tenor deposito valas kami pendek pendek, sehingga kalau masuk tiga tahun akan sangat menolong.” Ujar dia( az)