TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Presiden Jokowi Dorong Pertumbuhan Industri Batik

Rendy
3 August 2023 | 13:26
rubrik: Event
Presiden Jokowi Dorong Pertumbuhan Industri Batik

Jakarta, TopBusiness – Gelar Batik Nusantara atau GBN 2023 merupakan wadah dalam rangka membangkitkan industri batik tanah air. Selain itu, untuk menciptakan nilai kreativitas dan tambah bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah atau UMKM pasca-pandemi Covid-19.

Sehubungan dengan hal itu, Yayasan Batik Indonesia (YBI) dengan bangga mengumumkan acara tahunan yaitu GBN 2023, yang berlangsung di Senayan Park, Jakarta, terhitung mulai 2-6 Agustus 2023.

Adapun tema yang diusung pada acara ini adalah “Batik, Bangkit!”, sebagai bentuk semangat untuk memajukan industri batik tanah air setelah 3 tahun terdampak pandemi Covid-19. YBI ingin membangkitkan lagi Industri Batik Indonesia, dengan memberikan ilustrasi batik tambal pada ikon ragam hias batik yang dipilih dan didalamnya motif batik dari berbagai daerah di Indonesia mencerminkan keragaman keindahan Batik Nusantara. 

Acara GBN 2023 terbuka untuk umum, dan menampilkan lebih dari 250 booth UMKM Batik Indonesia dan juga kuliner Nusantara. Acara ini juga menyuguhkan berbagai kegiatan menarik, seperti talk show seputar batik, kompetisi batik, sesi high tea dan fashion show oleh 6 designer Indonesia yaitu Didi Budiarjo, Chossy Latu, Wilson William, Hutama Adi, Priyo Octaviano, Ghea Panggabean yang akan mengangkat karyanya untuk Batik Indramayu. 

GBN 2023 diresmikan Presiden RI Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana dan dihadiri sejumlah menteri, serta 25 duta besar negara sahabat, sebagai bentuk dukungan terhadap misi YBI untuk melestarikan batik Indonesia.

Dalam sambutan, Presiden Jokowi mengucapkan rasa terima kasih kepada para perajin batik, desainer batik, dan pemakai batik. Pasalnya, telah berkreasi menciptakan, memproduksi, dan menggunakan batik sebagai karya adiluhung bangsa Indonesia. “Batik sangat istimewa, tidak saja karena keindahan tetapi juga karena makna-makna filosofinya. Batik adalah wajah kita. Batik adalah kehormatan kita,” ujar Jokowi.

BACA JUGA:   Berikut Bentuk Implementasi GRC Terintegrasi di BNI Life

Lanjut dia mengungkapkan bahwa industri batik berkontribusi dalam menciptakan lapangan kerja dan jutaan orang bergantung terhadap industri tersebut. “Melalui batik tercipta lapangan kerja yang sangat banyak, jutaan orang bekerja di industri batik kita dan memberikan penghasilan dan kehidupan. Tadi sudah disampaikan menteri perindustrian, nilai dan perputaran dari industri batik ini dan saya melihat setelah pandemi ini insyaallah kenaikannya akan lebih tinggi lagi,” ungkap Jokowi.

Dia berpendapat, saat ini adalah momentum yang sangat baik untuk membangkitkan industri batik sejalan dengan pertumbuhan ekonomi nasional. “Saat ini kita memiliki momentum yang sangat baik untuk Kembali. Batik bangkit karena juga perekonomian kita tumbuh baik, baik tahun lalu, kuartal pertama kuartal kedua dan kita harapkan tahun depan juga akan semakin lebih baik,” katanya.

Bahkan dia menyebut beragam event digelar untuk mempublikasikan keindahan batik Indonesia. “Berbagai event internasional dan nasional banyak diselenggarakan seperti hari ini Gelar Batik Nusantara, perajin dan pengusaha batik punya kesempatan sangat baik untuk bangkit, berkarya,” tambah Jokowi.

PengakuanUNESCO melalui akreditasi warisan budaya tak benda (Intangible Cultural Heritage) No. 90487 kepada YBI sebagai Yayasan non-profit, sekaligus menegaskan peran YBI di dalam melestarikan, mengembangkan, dan mempromosikan warisan budaya batik Indonesia secara nasional maupun internasional. 

Aspek penting bagi perkembangan batik di Indonesia, lantaran keunikan dan identitas daerah asal, karena Indonesia telah memiliki sistempenetapan Indikasi Geografis (IG). IG merupakan suatu tanda yang menunjukkan daerah asal suatu barang dan/atau produk karena faktor alam,  manusia atau kombinasi dari kedua faktor tersebut, sekaligus memberikan reputasi, kualitas, dan karakteristik tertentu pada barang dan/atau produk yang dihasilkan. 

Sampai dengan saat ini sistem penetapan IG tersebut telah berhasil menetapkan empat sertifikat IG Batik, seperti Sarung Batik Pekalongan, Batik Nitik Yogyakarta, Batik Besurek Bengkulu dan Batik tulis Complongan Indramayu. 

BACA JUGA:   Minat Traveling Masyarakat Indonesia Meningkat

GBN 2023 mengangkat keindahan batik tulis Complongan Indramayu sebagai salah satu jenis batik yang mendapatkan pengakuan IG. “Keindahan motif dan kualitas batik ini menjadi representasi seni dan keahlian budaya yang turun-temurun di wilayah Indramayu, Jawa Barat. Kolaborasi ini diharapkan akan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap batik Indramayu yang mempunyai keunikan tersendiri,” kata Ibu Diana Santosa, ketua pelaksana Gelar Batik Nusantara 2023. 

Pada GBN 2023 juga akan diadakan Charity dan Fund Raising yang bekerja sama dengan Yayasan Kanker Indonesia dan Pemerintah Daerah Indramayu yang bertujuan untuk membantu pemberdayaan perempuan dan para penderita Kanker di Indonesia. Terdapat juga Showcasing dua unit Vespa Batik dari Piaggio Indonesia yang akan dilelang pada tanggal 18-20 Agustus di acara Art Moments Jakarta.

GBN juga bekerja sama dengan 3 Interior Design Indonesia Agam Riyadi, Anita Boentarman, dan Hardian Thomas mengelola Batik di dalam Home and Living yang bisa menginspirasi masyarakat Indonesia untuk menggunakan Batik sebagai bagian dari interior rumah. Menutup seluruh rangkaian acara GBN 2023, akan diadakan Fun Walk and Run sejauh 5K. 

YBI senantiasa mengapresiasi pelaku UMKM Batik Indonesia, hal ini dikuatkan dengan selalu diberikannya penghargaan bagi pelaku UMKM Batik yang peduli terhadap perkembangan Batik Indonesia bernama “Kriya Pusaka”. Tahun ini pun YBI akan memberikan penghargaan tersebut kepada pelaku UMKM Batik Indonesia. 

Maka dengan diadakannya GBN 2023 ini, YBI mengajak semua pihak, baik dari dalam negeri maupun internasional, untuk hadir dan berpartisipasi dalam Gelar Batik Nusantara 2023 (GBN 2023). Mari bersama-sama mendukung pelestarian dan kemajuan industri batik Indonesia, serta merayakan kekayaan warisan budaya kita dan akan menjadi wadah untuk memajukan industri batik Indonesia, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang keberagaman batik Nusantara, serta mengajak generasi muda untuk mulai mengapresiasi dan memasukkan unsur batik dalam kehidupan sehari-hari. 

Tags: GBNYBI
Previous Post

Libatkan 94 BUMN, PaDi UMKM Bukukan Transaksi Rp 7,5 Triliun

Next Post

Penerapan GRC dan ESG Dukung Kinerja Bisnis PT. PII Tumbuh Berkelanjutan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR