Jakarta, TopBusiness – IHSG ditutup naik 0.64%, seiring dengan net buy asing Rp422 miliar. Saham yang paling banyak dibeli asing adalah BMRI, BBCA, BBNI, NCKL dan ASII.
Head of Retail Research Analyst Fanny Suherman mengatakan, sesuai prediksi, IHSG rebound karena masih kuat berada di support 6850. “IHSG masih akan berada sideways di level 6850-6950,” ujar Fanny, Jumat (4/8/2023).
Wall Street Terkoreksi
Kemarin indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah sebesar 0,19%, begitu juga dengan S&P 500 yang terkoreksi sebesar 0,25%, sementara indeks Nasdaq juga turun sebesar 0,10%.
Investor mengamati laporan keuangan emiten. Yield treasury 10 tahun AS mencapai sekitar 4,18%, mendekati level tertinggi sejak November 2022.
Hal ini menekan sektor properti yang turun lebih dari 1%. Sektor utilitas turun 2,3%. Initial jobless claims AS untuk minggu yang berakhir tanggal 29 Juli 2023 mencapai 227.000. Bank Sentral Inggris menaikkan suku bunga sebesar 25 bps menjadi 5,25%.
Bursa Asia Pasifik juga Terkoreksi
Kemarin sebagian besar bursa regional Asia Pasifik mengalami pelemahan setelah Fitch menurunkan credit rating AS, bahkan Nikkei dan TSEC Weighted Index mencatat penurunan yang signifikan masing-masing sebesar 1,68% dan 1,85%.
Di sisi lain bursa China dan BEI menguat. Neraca perdagangan Australia untuk Juni 2023 mencatat surplus AUD 11,3 miliar, di atas ekspektasi. Rupiah berada di posisi IDR 15.180 per USD.
Berikut saham pilihan BNI Sekuritas untuk Jumat (4/8):
1. ADRO: Spec Buy
Support di 2350, cutloss jika break di bawah 2300. Jika tidak break di bawah 2300, potensi naik ke 2400-2500 short term.
2. MDKA: Spec Buy
Support di 3400, cutloss jika break di bawah 3350. Jika tidak break di bawah 3350, potensi naik ke 3480-3550 short term.
3. MEDC: Spec Buy
Support di 1050, cutloss jika break di bawah 1000. Jika tidak break di bawah 1050, potensi naik ke 1090-1130 short term.
4. ISAT: Spec Buy
Support di 8850, cutloss jika break di bawah 8650. Jika tidak break di bawah 8650, potensi naik ke 9100-9200 short term.
5. ASSA: Spec Buy
Support di 1120, cutloss jika break di bawah 1100. Jika tidak break di bawah 1120, potensi naik ke 1170-1220 short term.
6. CFIN: Spec Buy
Support di 670, cutloss jika break di bawah 650. Jika tidak break di bawah 650, potensi naik ke 700-730 short term.
