
Jakarta-Thebusinessnews. Dalam rangka peningkatan standar kompetensi kerja nasional Indonesia (SKKNI) dan peningkatan kompetensi menuju sertifikasi manajer SDM Indonesia PPM Manajemen dan Indonesia Human Resources Institute (IndHRI) melakukan penandatanganan kerjasama siang ini
Direktur jasa pengembangan eksekutif PPM Manajemen, Reni Lestari mengatakan mengatakan program pelatihan berbasiskan kompetensi ditujukan pada tiap jenjang di divisi SUmber Daya Manusia (SDM) mulai dari staf hingga jenjang direktur. Namun untuk pelaksanaan Pelatihan Berbasiskan Kompetensi (PBK) kali ini akan difokuskan terlebih dahulu untuk jenjang Manajer.
“Manajer dianggap penting untuk diprioritaskan karena secara structural berada di level menegah atas yang banyak terlibat dalam merencanakan dan melaksanakan stategi SDM,” terang Reni di Jakarta, Selasa(31/5/2016)
Sementara itu Dirjen Binalattas Kementerian Ketenagakerjaan, Khairul Anwar menyatakan ditargetkan sampai Mei 2016 ini harus bisa mencapai 6 juta tenaga kerja yang memiliki sertifikasi profesi. Saat ini baru tercatat 2,3 juta orang yang memiliki sertifikasi profesi pada 12 bidang sektor.
Khairul melanjutkan, yang menjadi hambatannya bagaimana memberikan kemudahan akses dan memberikan kualitas mutunya, lantas pula membangun infrastruktur lembaga sertifikasi, asesor dalam sertifikasi SKKNI, KKNI ini.”Saat ini sudah ada sebanyak 570 Lembaga Sertifikasi Profesi yang berhak memberikan dan melaksanakan sertifikasi SKKNI dan KKNI,” tegas Khairul. (alb)