Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan hari ini, mungkin bergerak ke samping.
Penelitian Harian Samuel, Selasa, 15 Agustus 2023 dari Samuel Research Team yang dipublikasikan PT Samuel Sekuritas Indonesia melalui website samuel.co.id, memperlihatkan judul IHSG mungkin Bergerak ke Samping Hari Ini.
Saham AS ditutup lebih tinggi pada hari Senin. Dow Jones +0,07%, diikuti S&P 500 0,67%, dan Nasdaq 1,05%. Saham melakukan pemulihan setelah aksi jual minggu sebelumnya, yang telah melemahkan momentum reli musim panas. Di antara 11 sektor utama S&P, enam mengakhiri hari dengan positif, dengan sektor teknologi informasi memimpin kenaikan.
Harga komoditas sebagian besar bergerak lebih rendah pada hari Senin. Minyak WTI -0,94% menjadi USD 82,41/bbl, batubara +1,74% menjadi USD 146,5/ton, nikel -1,13% menjadi USD 26.457, CPO -0,86% menjadi MYR 3.695, dan emas -0,94% menjadi USD 1.939/toz.
Pasar Asia sebagian besar ditutup lebih rendah pada hari Senin. Kospi -0,8%, diikuti Hang Seng 1,6%, dan Shanghai 0,3%.
IHSG mengakhiri sesi Senin di 6.910 (+0,4%), dengan investor asing membukukan penjualan bersih secara keseluruhan sebesar Rp540 miliar, Rp -656 miliar di pasar reguler, dan Rp 116 miliar di pasar negosiasi. Arus keluar asing terbesar di pasar reguler dicatatkan BBRI (Rp 256 miliar), diikuti BBCA (Rp 245,5 miliar), dan INCO (Rp 154,8 miliar). Arus masuk asing terbesar di pasar reguler dicatat BBNI (Rp 85,8 miliar), diikuti BUMI (Rp 40 miliar), dan BUKA (Rp 25,2 miliar). Sektor unggulan hari ini adalah sektor IDXBASIC, sedangkan sektor unggulan hari ini adalah IDXTRANS. Penggerak terkemuka teratas adalah BRPT, AMRT, TLKM, sedangkan penggerak tertinggal teratas adalah BBCA, BYAN, MDKA.
Pagi ini, Nikkei naik 0,89%, sementara Kospi turun 0,79%. “Kami perkirakan IHSG akan bergerak sideways hari ini, mengingat sentimen yang beragam dari pergerakan pasar global dan regional,” demikian laporan penelitian.
