Jakarta, businessnews.id – Kian pesatnya perkembangan internet of things (IoT), ke depan potensi e-commerce bakal makin besar, apalagi ten belanja online juga terus meningkat dan bisa diakses dari mana saja. Diakui bisnis online tidak hanya soal online saja, melainkan juga berkaitan dengan offline, seperti ketersediaan produk, tenaga delivery (pengiriman) barang seperti yang dilakukan PT POS Indonesia, dukungan infrastruktur IT, serta aspek lainnya.
“Karena itu, diperlukan adanya sinergi antara pelaku usaha di Tanah Air untuk menggarap peluang digital economic ini,” kata Kusumo Martanto CEO Blibli.com dalam diskusi Panel bertema “Managing The Digital Economi Disruption” di ajang – Indonesia Cellular Show (ICS) 2016 di JCC, Kamis (2/6/).
Dirut PT Pos Gilarsi W Setijono menyatakan, dengan kekuatan jaringan infrastruktur kantor cabang di seluruh Indonesia, PT Pos Indonesia terus berupaya merpertajam industri jasa layanan berbasis teknologi informasi, e-commerce, serta logistics system dengan mengandalkan kekuatan teknologi digital. Reposisi bisnis ini menjadi kunci bagi kelangsungan perusahaan milik BUMN ini. Bahkan PT POS Indoensia juga berpotensi menjadi pemain e-commerce yang cukup kuat di Tanah Air.
Dalam diskusi yang dipandu (moderator) Rudi Rusdiah, CEO Komite.id yang juga Ketua Mastel di antaranya menghadirkan juga pembicara lainnya, diantaranya Harry K. Nugraha, Country Manager Intel Indonesia Corporation, FX Winarto (ShopITe), Fajar Muharandy (Teradata Indonesia), serta Sebastian Togelang (Kejora). (red/ foto: punto)