Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di PT Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan hari ini, berpotensi melanjutkan penguatan.
Penelitian Harian Samuel, Rabu, 30 Agustus 2023 dari Samuel Research Team yang dipublikasikan PT Samuel Sekuritas Indonesia melalui website samuel.co.id, memperlihatkan judul IHSG Berpotensi Melanjutkan Penguatan.
Bursa AS ditutup menguat pada Selasa (29/8). Dow Jones +0,85%, diikuti S&P 500 1,45% dan Nasdaq 1,74%. Pasar AS bergerak positif saat imbal hasil Treasury merosot setelah data ekonomi terkait keyakinan konsumen yang merosot diikuti turunnya data lapangan pekerjaan, memicu optimisme bahwa Federal Reserve kemungkinan akan melewatkan kenaikan suku bunga pada bulan September.
Pasar komoditas terpantau bergerak mixed. Minyak naik 1,61% ke level USD 81,3/bbl, batubara turun 0,16% ke level USD 159,5/ton, nikel melemah 0,53% ke level USD 20.771 dan CPO +0,49% di level MYR 3.930. Sedangkan harga emas terpantau +1,11% ke level USD 1.965/toz.
Bursa Asia pada Selasa (29/8) ditutup menguat. Nikkei naik 0,11%, menyusul Hang Seng 1,95%, dan Shanghai 1,20%.
IHSG ditutup menguat 0,52% ke level 6.957,8 dengan investor asing hari ini mencatatkan keseluruhan net sell sebesar Rp 1.627,7 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net sell Rp 10,1 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net sell asing Rp 1.617,6 miliar. Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh BBRI (Rp 69,4 miliar), ASII (Rp 60,2 miliar), dan AMMN (Rp 51,1 miliar). Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh JSMR (Rp 55,1 miliar), BBCA (Rp 40,3 miliar), dan TLKM (Rp 32,7 miliar). Top leading movers emiten GOTO, BBRI, dan AMMN, sementara top lagging movers emiten BMRI, ASII, MBMA.
Pagi ini, NIKKEI menguat 0,63% dan KOSPI 0,91%. “Kami memperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan penguatan hari ini, seiring dengan sentimen positif dari pergerakan bursa global dan regional,” demikian tertulis.
