Jakarta, TopBusiness – Sejak dioperasikan tanpa tarif sejak Rabu (30/08) lalu, antusiasme pengguna jalan cukup tinggi untuk melintas di Tol Indralaya – Prabumulih. PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) mencatat volume kendaraan yang melintas di tol sepanjang 63,5 Km sampai dengan Selasa (05/09) sudah mencapai lebih dari 38 Ribu dengan Lalu Lintas Harian Rata-rata
(LHR) sekitar 5 Ribu kendaraan hanya dalam kurun waktu kurang dari seminggu, atau lebih besar dari estimasi Hutama Karya.
Melihat animo yang cukup tinggi tersebut, Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Tjahjo Purnomo mengatakan bahwa masa beroperasi tanpa tarif ini dilakukan dalam rangka sosialisasi dan edukasi berkendara dengan baik di jalan tol, salah satunya mengenai penggunaan kartu uang elektronik di jalan tol.
“Pengguna jalan diimbau untuk mengecek keadaan fisik kartu uang elektronik terlebih dahulu sebelum digunakan, kartu yang digunakan harus dalam keadaan baik, dikarenakan beberapa kali ditemukan pengguna jalan yang masih menggunakan kartu edisi lama dengan chip kartu yang tidak terdeteksi lagi. Ini kami harapkan dapat menjadi perhatian pengguna,” imbuh Tjahjo dalam keterangan resmi.
Selain fisik kartu uang elektronik, Tjahjo juga mengimbau pengguna jalan untuk memastikan kecukupan saldo terlebih dahulu dikarenakan sebagian besar pengguna jalan yang melintasi Tol Indralaya – Prabumulih juga melewati Tol Palembang – Indralaya yang sudah bertarif. “Kami mengingatkan pula agar pengguna jalan tol yang ingin melintas untuk tetap menyiapkan saldo
kartu uang elektronik, khususnya pengguna yang melintas dari arah Prabumulih menuju Palembang atau sebaliknya dari Palembang menuju Prabumulih. Karena walau Tol Indralaya – Prabumulih masih gratis, namun Tol Palembang – Indralaya tetap dikenakan tarif normal dimana sudah beroperasi normal dengan tarif sejak lama,” imbuh Tjahjo.
Lebih lanjut Tjahjo juga mengimbau pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara di jalan tol dengan terus mengikuti aturan dan tata tertib yang berlaku sesuai dengan tagline kampanye keselamatan berkendara yang dipelopori oleh Hutama Karya yaitu SETUJU (Selamat Sampai Tujuan) dengan 5 point utama diantaranya yakni SETUJU bahwa keselamatan adalah nomor satu, SETUJU pastikan kondisi kendaraan prima, SETUJU tidak ngebut di jalan tol,
SETUJU untuk istirahat jika lelah dan SETUJU Zero ODOL di jalan tol.
“Jika lima poin tersebut diikuti dengan benar, bisa kami pastikan perjalanan akan lebih aman dan nyaman, serta terhindar dari kecelakaan ataupun fatalitas,” tutup Tjahjo.
