Jakarta, TopBusiness – IHSG kemarin ditutup naik 0,56%, tapi asing tetap bukukan net sell Rp223 miliar. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBCA, BMRI, GOTO, ADRO dan MDKA.
Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas Fanny Suherman mengatakan, hari ini IHSG akan mencoba untuk break resistance di 6970, dan akan mencoba menuju 7000 kembali.
“Tapi jika gagal break resist, maka IHSG masih berpotensi kembali melemah mendekati keputusan Fed 20 Sept nanti. Level support IHSG berada 6890-6940 sedangkan resistance IHSG berada 6980-7000,” ungkap dia di Jakarta, Selasa (12/9/2023).
Wall Street mengalami penguatan. Kemarin indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat sebesar 0,25%, begitu juga dengan S&P 500 yang naik sebesar 0,67%, sementara indeks Nasdaq menguat lebih tinggi sebesar 1,14%.
Kenaikan bursa antara lain ditunjang oleh penguatan saham Walt Disney. Tesla menguat 10% begitu juga dengan Qualcomm yang naik hampir 4% setelah mengumumkan bahwa perusahaan tersebut akan memasok modem 5G kepada Apple untuk smartphone sampai tahun 2026. Investor menanti data inflasi yang akan rilis pada minggu ini.
Bursa Eropa mengalami kenaikan seperti CAC 40 dan DAX Performance Index yang masing-masing menguat 0,52% dan 0,39%.
Bursa Asia Pasifik bergerak variatif. Kemarin bursa di kawasan regional Asia Pasifik mencatat pergerakan beragam. Nikkei dan Hang Seng melemah sementara di sisi lain bursa China dan Australia (S&P/ASX 200) menguat cukup signifikan.
Untuk bursa China penguatan dipimpin oleh sektor kesehatan dan consumer cyclical. China melaporkan kenaikan penjualan kendaraan sebesar 8,4% YoY pada Agustus 2023, jauh lebih baik dibandingkan bulan sebelumnya. Rupiah berada di posisi IDR 15.319 per USD.
Berikut saham pilihan BNI Sekuritas untuk Selasa (12/9):
1. MDKA: Spec Buy
Support di 3160, cutloss jika break di bawah 3100. Jika tidak break di bawah 3160, potensi naik ke 3220-3280 short term.
2. MBMA: Buy on Weakness
Support di 830, cutloss jika break di bawah 825. Jika tidak break di bawah 825, potensi naik ke 855-890 short term.
3. AUTO: Spec Buy
Support di 3120, cutloss jika break di bawah 3100. Jika tidak break di bawah 3100, potensi naik ke 3200-3250 short term.
4. PGEO: Spec Buy
Support di 1170, cutloss jika break di bawah 1150. Jika tidak break di bawah 1150, potensi naik ke 1200-1240 short term.
5. ICBP: Spec Buy
Support di 11050, cutloss jika break di bawah 10950. Jika tidak break di bawah 11050, potensi naik ke 11250-11400 short term.
6. ASII: Spec Buy
Support di 6350, cutloss jika break di bawah 6275. Jika tidak break di bawah 6350, potensi naik ke 6450-6525 short term.
