Jakarta-Thebusinessnews. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan kegiatan Safari Ramadhan dalam bentuk edukasi keuangan ke beberapa pondok pesantren di area Jabodetabek. Kegiatan tersebut dimulai hari ini, Kamis (9/6), di Pesantren Terpadu Ekonomi Islam Multazam, Bogordengan mengusung tema bertajuk “Yuk Menabung Demi Masa Depan”.
Pelaksanaan Anggota Dewan Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK acara ini dibuka oleh Kusumaningtuti S. Soetiono, dan dilakukan bersama dengan BRI Syariah yang dihadiri oleh 300 orang santri setingkat SMP – SMA
Menurut Kusumaningtuti bahwa Kelompok siswa dari tingkat SD, SMP dan SMA memiliki potensi yang besar untuk . Jumlah populasi kelompok ini mencapai sekitar 50 juta siswa atau lebih dari 20% dari jumlah penduduk Indonesia. Jumlah tersebut, sebanyak 78% adalah siswa sekolah-sekolah umum yang berada di bawah pembinaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, sedangkan 22% merupakan siswa sekolah Madrasah dan Pondok Pesantren di bawah pembinaan Kementerian Agama.
“Berdasarkan hasil survei nasional tahun 2013, tingkat inklusi keuangan kelompok siswa baru mencapai 44%,” ujar dia dalam siaran pers, Sabtu (10/6/2016).
Ia melanjutkan peluang untuk meningkatkannya masih sangat besar dan untuk menggarapnya dibutuhkan sebuah model produk keuangan dengan karakteristik dan fitur yang sesuai dengan kebutuhan kelompok pelajar/siswa. Produk Tabungan Siswa dengan nama “Simpanan Pelajar” dengan branding SimPel untuk bank umum dan SimPel iB untuk perbankan syariah dikembangkan sebagai jawaban atas kebutuhan tersebut.
Dengan adanya kegiatan edukasi keuangan bagi santri dalam rangkaian safari ramadhan ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah rekening SimPel, terwujudnya santri yang “well literate” sertameningkatkan budaya menabung sebagai bagian dari gaya hidup di kalangan pelajar. (Red)